Dua Gedung Berlantai Lima Mangkrak Lagi

0
450
Inilah salah satu gedung berlantai lima belum difungsikan oleh Pemko. f-andri/tanjungpinang pos

SENGGARANG – Dua gedung perkantoran berlantai lima yakni gedung A dan gedung C di kawasan komplek pemerintahan Kota Tanjungpinang, Senggarang belum juga difungsikan.

Tiga gedung ini dikerjakan secara multiyears mulai dikerjakan tahun 2012 di zaman Wali Kota Tanjungpinagn Suryatati A Manan sampai masa jabatan H Lis Darmansyah-H Syahrul, sebagai Wali Kota Tanjungpinang berakhir. Dari tiga gedung itu, baru satu gedung yang difungsikan, yakni gedung B. Gedung B ini dipakai sebagai kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Tanjungpinang. Sedangkan di gedung A dan gedung C kondisinya kini mengkhawatirkan.

Bangunannya jadi seram tak terurus. Di halamannya penuh ilalang gedungnya jadi sarang burung walet. Ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka menyayangkan gedung lima lantai tak ditempati oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Padahal, masih banyak OPD berkantor di ruko, salah satunya Badan Lingkungan Hidup (BLH). Setiap tahun BLH harus membayar sewa ruko untuk kantor tersebut.

”Dari tiga gedung yang dibangun miliaran rupiah, baru satu gedung di tempat. Dua masih mangkrak, kita-kita sedih melihatnya,” kata Endri Sanopaka kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (25/1).

Informasi yang diterimanya, OPD tak mau menempati gedung lima lantai, dikarenakan adanya tunggakan pembayaran listrik yang terjadi bertahun-tahun. Pihak yang membangun gedung lima lantai ini meninggalkan tagihan listrik tersebut.

Jadi, bagi OPD yang mau menempati gedung itu, harus terlebih dahulu untuk melunasi tunggakan listrik. Dengan adanya masalah itu, OPD merasa keberatan untuk membayar tunggakan listrik tersebut. Yang ia tahu, OPD tidak mengalokasikan anggaran untuk pembayaran listrik. ”Saya dapat kabar seperti itu,” ucap dia.

Sebelum ditempati, ia sarankan, pihak inspektoral terlebih dahulu melakukan pemeriksaan yang terjadi di gedung lima lantai tersebut. Supaya tunggakan listrik tidak menjadi beban para OPD tersebut. Kemudian, saran dia lagi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) Kota Tanjungpinan juga melakukan pengecekan terhadap kondisi bangunan gedung lima lantai. Apakah kondisi gedung lima lantai layak ditempati atau tidak. Supaya pegawai di OPD tersebut memiliki rasa nyaman untuk bekerja. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here