Dua Jam Dikenakan Tarif Rp 1.000

0
615

Pansus DPRD Pertahankan Drop Off Parkir

BATAM – DPRD Kota Batam belum memutuskan Ranperda tentang parkir. Namun Pansus Parkir menyepakati ketentuan drop off tetap dipertahankan, walau keputusan final akan diambil pada rapat pimpinan DPRD. Selain itu, satu poin yang disepakati dewan, tarif parkir tetap dipertahankan sebesar Rp 1.000 untuk sepeda motor dengan masa parkir 2 jam pertama. Sedangkan untuk mobil, dikenakan Rp 2 ribu pada dua jam pertama.

Anggota Pansus Parkir DPRD Batam, Jeffry Simanjuntak mengatakan, pihak dewan sudah mengundang manajemen pelabuhan dan bandara, termasuk pengelola parkirnya. Tapi tidak datang. Awalnya, di Ranperda parkir ini, tarif untuk roda dua naik dari Rp 1.000 menjadi 2 ribu. Tarif roda empat, dari Rp 2 ribu menjadi Rp 4 ribu.

Baca Juga :  Berkas Pengalihan Aset Pasar Induk Sudah di Presiden

”Namun dewan sepakat, tarif tetap. Kenapa mereka melakukan penagihan, tiket dijual Rp 3 ribu. Padahal, Perda cuma menetapkan Rp 2 ribu per 2 jam pertama, untuk mobil. Kita sepakati, tarif tetap,” jelasnya. Terkait dengan drop off, Jefry menyatakan harus dihapuskan. Jika drop off digunakan, otomatis pendapatan APBD turun. Walau masyarakat akan membayar lebih. Karena mengurangi pendapatan pengusaha dan pemerintah.

”Tapi kalau saya, tergantung semua fraksi,” imbuh Jefry. Pada PP 79 pasal 102 tidak mengatur tentang drop off. Namun biaya parkir yang dibebaskan bukan drop itu. Tapi untuk kendaraan yang masuk arena parkir, yang tidak mendapat lokasi parkir. Jefry pertama kali mengusulkan agar drop off diberlakukan dan diatur dalam Perda. Namun setelah dipertimbangkan terhadap dampak pendapatan daerah, akhirnya dia memilih untuk menghapusnya.

Baca Juga :  PLN Gratiskan Pemasangan Baru

”Saya yang pertama mengusulkan, 20 menit tidak dikenakan biaya. Sekarang, tanpa drop off, penghasilan saja sekitar Rp 9 miliar pada tahun 2016, dari pajak parkir khusus. Kalau diberlakukan, makin turun,” cetusnya. Namun pernyataan itu ditolak anggota dewan lainnya Jurado, Safari Ramadan, Mulia Rindo, Yunus dan Udin PS. Mereka memilih menyetujui agar drop off dimasukkan dalam Ranperda. Diusulkan, drop off selama 15 menit tidak dikenakan biaya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here