Dua Juru Parkir Ilegal Diamankan

0
900
BERTEMU JURU PARKIR: Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat bertemu dengan juru Parkir di Jalan Merdeka, Kota Lama, Tanjungpinang belum lama ini. F-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Mengatasi maraknya juru parkir ilegal di wilayah pasar, Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang menggelar razia pendataan para juru parkir. Dua orang juru parkir ilegal atau penganti diamankan.

Dengan artian petugas resmi yang terdata meminjamkan lokasi untuk di jaga orang lain. Mereka memiliki shift kerja, bila petugas resmi menjaga pagi, maka cadangan masuk siang atau sore harinya, begitu sebaliknya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Tanjungpinang, M Yamin mengatakan, razia dilakukan agar tidak ada lagi juru parkir ilegal. Para juru parkir yang diamankan ini merupakan juru parkir pengganti. Pertama yang diamanakan juru parkir di depan Pizza Hut kemudian di area gedung Gonggong.

Baca Juga :  Walikota Buka Mapenta dan Muskomcab Pemuda Katolik

”Dari pengakuanya, mereka menggantikan saudaranya yang sedang istirahat, selain itu juga mereka tidak memberikan tiket kepada pelanggan,” katanya Kamis (11/5).

Yamin menyebutkan, saat dilakukannya Sidak dua orang yang tertanggkap mengaku bekerja mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Mereka hanya sementara bekerja menggantikan saudara.

”Mereka bergantian saat malam hari, kita sudah mengawasi beberapa hari yang lalu, kami minta untuk mendaftarkan diri ke Dishub,” jelasnya.

Sidak dilakukan dalam upaya mendata kembali juru parkir serta menindaklanjuti tindak pencabulan di gedung Gonggong beberapa hari lalu.

Baca Juga :  Warga Sudah Nikmati Air SWRO

M Yamin menjelaskan, pelaku pencabulan bukan juru parkir Dishub yang resmi melainkan ilegal. Sudah pernah dilakukan peneguran dan ingatkan agar tidak bertugas parkir lagi di kawasan itu.

”Pelaku ini juga pernah melakukan tindak kriminal mencuri handhone milik penjual di wilayah gedung Gonggong,” sebutnya.

Pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan pemahaman serta memberikan masukan kepada para juru parkir di Tanjungpinang agar tidak melakukan hal-hal tidak diinginkan yaitu berbentuk kriminal.

”Sanksi nya sesuai Perda nomor 4 tahun 2016 termasuk tipiring denda Rp 500.000 sampai ke pidana jika memenuhi ketentuan hukum nya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lurah Imbau Tak Makan Sarden Mackarel

Pihak Dishub Kota Tanjungpinang mengimbau kepada masyarakat Tanjungpinang untuk meminta karcis kepada juru parkir, apabila tidak memberikan karcis jangan pernah membayar.

”Tidak membayar parkir ketika tak diberikan karcis merupakan tindakan yang tepat, karena masyarakat juga harus mendukung pemerintah dalam menertibakan perparkiran di Tanjungpinang,” ucapnya.

Pihaknya berupaya agar juru parkir mau memberikan karcis kepada pengguna jasa. Sambil menunggu metode itu, maka jangan bayar jika tidak diberikan karcis.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here