Dua Kecamatan Layani Rekam KTP-el

0
425
Warga saat mengurus administrasi kependudukan di Kantor Disdukcapil Tanjungpinang, Kamis (4/1). F-ANDRI/TANJUGNPNANG POS

Untuk memudahkan masyarakat melakukan perekaman KTP Elekronik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang memasang alat perekam di Kantor Camat Tanjungpinang Barat dan Kecamatan Bukit Bestari.

TANJUNGPINANG – Bulan ini warga yang tinggal di dua kecamatan tersebut tidak perlu lagi antre untuk melakukan perekaman KTP-el di kantor Disdukcapil. Namun, warga yang tinggal di Kecamatan Tanjungpinang Timur dan Tanjungpinang Kota tetap melakukan rekaman KTP di Kantor Disdukcapil.

Hal ini diungkapkan Kepala Disdukcapil Tanjungpinang H Irianto, kemarin. ”Mesin perekam sudah kita tambah menggunakan APBD Perubahan tahun 2017. Nilainya Rp 200 juta. Karena satu unit mesin perekam dan cetak KTP-el seharga Rp 100 juta,” kata Irianto kemarin.

Kata dia, masih ada 40 ribu warga sudah melakukan rekaman KTP-el, tapi belum bisa dicetak KTP-nya, karena belum mendapatkan izin dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Karena proses cetak KTP harus izin dari Dirjend Disdukcapil Kementerian Dalam Negeri.

Selama tahun 2017 lalu, sambung Irianto Disdukcapil telah mencetak 7.959 KTP-el. Per harinya hanya mampu mencetak 60 mesin saja. Tahun ini, empat mesin cetak yang rusak tahun lalu, juga sudah diperbaiki dan tinggal di operasikan lagi. ”Total mesih cetak sekarang empat. Satu yang masih dioperasikan, satu cadangan,” bebernya.

Ditegaskan dia, meskipun sudah ada, dua mesin perekam dan cetak KTP-el belum dioperasikan. Karena dua mesin yang dibeli oleh Pemko Tanjungpinang melalui Disdukcapil belum dipasang.

”Nanti, kita minta bantu tenaga teknisi dari Dirjen Dukcapil. Atau, nanti kita minta password aja. Biar alat itu bisa langsung terkoneksi ke pemerintah pusat,” kata Irianto, Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang Pos, Kamis (4/1).

Dengan ditambahnya dua mesin cetak dan mesin perekam baru, dan empat mesin cetak, mantan Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang, berharap, semoga pelayanan KTP-el bisa lebih baik dan meningkat. Supaya penduduk Tanjungpinang khusus yang wajib KTP bisa mengantongi KTP-el.

”Kalau su dah dicetak, kita distribusikan melalui Kantor Camat sesuai alamat warga di KTP-el. Untuk data pastinya lagi, kita tunggu saja dari Kemendagri. Karena nanti Kemendagri yang akan memberikan data sebenarnya ke kita. Biar tidak lagi ada yang salah data. Sampai saat ini, kita belum terima laporan dari Kemendagri,” ucap dia.

Selain itu, ia berharap, permasalahan KTP-el bisa teratasi dengan adanya selver baru di Dirjen Dukcapil. Karena cetak KTP-el tergantung dari data penduduk masuk atau tidak di selver milik pemerintah pusat. Sebab, selver tersebut tidak hanya menerima data penduduk dari Kota Tanjungpinang saja, tetapi dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kalau masuk data penduduk ke selver, baru petugas Disdukcapil akan mencetak KTP-el tersebut.

”Insya Allah, selver baru itu akan dipasang di bulan April 2018. Selver ini menampung sekitar 180 jutaan data penduduk,” sebut dia.

Ia mengajak kepada masyarakat, belum melakukan perekaman atau masih memegang KTP SIAK, baiknya datang ke kantor camat tersebut untuk melakukan perekaman.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here