Dua Kecamatan Minta Disinggahi Tol Laut

0
428
BONGKAR MUAT: Kapal Tol Laut saat embongkar muatan berupa kontainer sembako di Pelabuhan Selat Lampa, belum lama ini. f-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

NATUNA – CAMAT Suak Midai Idris berharap, kapal Tol Laut singgahi kecamatan yang dipimpinnya serta Kecamatan Midai. Kedua kecamatan itu, sama-sama berada di Pulau Midai.

Peran kapal Tol Laut, tentunya mampu mendorong perekonomian masyarakat. Idris yakin, gerakan perekonomian warga akan meningkat bila ada transportasi dengan kapasitas besar seperti Tol Laut bisa singgah di Pulau Midai.

”Midai secara keseluruhan miliki sejumlah produk unggulan seperti cengkih, kopera, perikanan dan lain sebagainya. Bila ini didukung dengan sarana transportasi yang memadai, pasti ada peningkatan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Idris, Kamis (5/10).

Maka, ia berharap kapal Tol Laut bisa bersandar di Suak Midai dan Midai. Hal yang sama juga disampaikan Camat Midai Tri Didik Siswanto yang mengatakan, Midai merupakan pulau tunggal yang tidak memiliki tameng apapun dengan laut. Sehingga, perairan di pulau itu memiliki ancaman besar karena keadaan cuaca.

Menurutnya, keadaan laut menjadi salah satu faktor tersedianya barang untuk kebutuhan masyarakat terutama sekali barang-barang yang di impor warga seperti sembako.

”Di Midai ini kondisi ekonomi masyarakat turun naik (Fluktuatif). Pada musim-musim tertentu seperti musim cengkih, pendapatan masyarakat meningkat hingga berlipat ganda. Pada saat ini, tingkat keperluan barang tinggi sekali. Sementara laut kita kadang tak bisa dilayari oleh kapal pengangkut barang yang masih berkapasitas kecil,” sebut Tri Didik Siswanto.

Sehingga, berbeda halnya dengan Kapal Tol Laut yang lebih besar dengan berkapasitas 3 ribu Gross Tonnage (GT). Dengan kapasitas yang besar, tentunya handal untuk beroperasi pada kondisi cuaca yang tidak baik.

Sekretaris Disperindagkop UM Kabupaten Natuna Hikmatul Arif mengatakan, meskipun kapal Tol Laut belum ada jadwal sandar di Midai.

Ia berharap, warga Midai tidak berkecil hati lantaran ada instrumen negara dalam hal ini PT Multi Terminal Indonesia (MTI) yang siap menyalurkan barang dari pelabuhan menuju Midai.

”Harapan kita ke depan kapal Tol Laut bisa singgah di banyak pulau. Tetapi sekarang ada PT MTI, dan perusahaan ini telah ditunjuk pemerintah untuk memfasilitasi segala jenis barang keperluan masyarakat melalui program BUMN Rumah Kita. Melalui ini, masyarakat langsung dapat barang dari industri BUMN yang ada,” tutupnya.

Belum lama ini, kapal Tol Laut telah bersandar di Pelabuhan Selat Lampa dengan membawa muatan 12 ribu sak semen. Selain semen, berbagai kebutuhan lainnya juga diangkut dari Jakarta seperti bahan-bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat Natuna.

Dengan adanya Tol Laut tersebut, tentunya sangat berperan untuk mendukung percepatan pembangunan yang sedang dijalankan oleh pihak Pemerintah Pusat.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here