Dua Malam, Omzet MTQ Expo Capai Rp40 Juta

0
40
Warga mendatangi salah satu bazar IKM yang ada di MTQ Expo, malam kemarin. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Tanjungpinang yang mengikuti MTQ Expo di area utama MTQ tingkat kota Tanjungpinang di terminal Sungai Carang, mampu keuntungan ditengah ekonomi yang sedang sulit. Dua malam perheletan MTQ Expro yang yang berputar di MTQ Expro mencapai Rp40 juta. MTQ Expo mulai digelar Kamis (3/4) hingga Selasa (9/4) nanti.

Barang-barang yang mereka jual di MTQ Expo diburu dan diminati masyarakat.

Produk yang dipajang hingga dijual di MTQ Expo, mulai dari tanjak, hiasan dinding dari taligrafi sampai jajanan jadi seperti kerupuk atom dan keripik.

Selain itu, jajanan jadi yang dijual oleh pedagang kaki lima juga berdampak signifikan, mulai dari pedagang kaki lima menjual air dingin, bakso, somay dan masih banyak lagi makanan jadi yang dijual oleh pedagang kaki lima.

Ada yang berjualan di samping panggung MTQ sampai dengan di pinggir jalan raya berada di kawasan Bincen Tanjungpinang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, Samsudi mengatakan, ia perkirakan sudah puluhan juta uang yang berputar di pelaku usaha kecil menengah sampai dengan pedagang kaki lima.

Diperkirakan, setiap pelaku usaha kecil menengah habis menjual produk unggulannya sekitar Rp200 ribu sampai Rp300 ribu per malam. Begitu juga dengan pedagang kaki lima.

Ada sekitar 54 stand yang menjual hasil produk pelaku usaha kecil menengah. ”Ada sekitar Rp40 jutaan selama dua malam,” kata Samsudi kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (7/4).

Pendapatan yang diterima pedagang mengalami penurunan dibandingkatn MTQ Expo 2018 lalu. Tahun lalu, pedagang bisa meraih omzet kisaran Rp400 ribu sampai dengan Rp500 ribu per malam.

Penurunan ini disebabkan, bisa jadi daya beli pengunjung terhadap produk yang dihasilkan masing-masing pelaku usaha kecil menengah.

”Untuk pastinya, kita kurang tahu,” ucap dia.

Yang paling penting, katanya, bazar MTQ Expo salah satu ajang promosi produk yang dihasilkan masing-masing pelaku usaha kecil menengah. Sehingga pelaku usaha kecil menengah siap bersaing menjual hasil produknya.

Ini bakal ketahuan, produk mana yang paling diminati hingga laris dibeli oleh pengunjung.

”Kita sangat berharap masyarakat melihat hasil produk yang dijual pelaku usaha kecil menengah. Ya, mudah-mudahan pelaku IKM selalu tumbuh. Karena ini salah satu penompang petumbuhan ekonomi kita di Kota Tanjungpinang,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here