Dua Pemuda Pembuat Onar Diamankan Polisi

0
486
DUA pemuda pembuat onar diamankan polisi, pada saat simulasi pengamanan Pemilu, Sabtu lalu.F-jendaras/TANJUNGPINANG POS

BINTAN – Pemilu serentak sudah dekat. Kepolisian, KPU, Bawaslu dan Linmas siap menyukseskan pesta demokrasi yang dihelat pada 17 April 2019 mendatang.

Untuk mengantisipasi keonaran saat hari pencoblosan di TPS, jajaran Polri siap bertindak tegas. Sekali pun, di dalam TPS nanti sudah ada petugas KPPS, Pengawas TPS, anggota Linmas dan pihak TNI-Polri. Namun, segala kemungkinan tetap bakal terjadi.

Saat terjadi kericuhan, anggota Polri yang bertugas mengamankan TPS bakal bertindak. Untuk mematangkan kesiapan para personel, Polres Bintan menggelar simulasi pengamanan di TPS yang dilaksanakan di halaman upacara Mapolres Bintan, Sabtu (16/2) lalu.

Baca Juga :  Bintan Masih Aman dari Cacar Monyet

Adegan langsung diperankan dengan menampilkan beberapa kejadian, yang bakal terjadi saat pencobolosan di TPS. Mulai dari warga penyandang disabilitas yang memberikan hak suaranya, warga yang ingin memilih namun menggunakan formulir C6 milik orang lain.

Warga simpatisan partai politik tertentu yang ingin memberikan hak suaranya, namun menggunakan atribut partai, hingga warga yang datang terlambat atau sudah habis jam pemungutan suara namun memaksakan diri ingin memberikan hak suaranya.

Saat adegan diperankan waktu simulasi, ada dua pemuda yang berusaha merusak jalannya pelaksanaan Pemilu. Dengan sigap, tim pengamanan membekuk dua pemuda pembuat onar ini, hingga tak berkutik. Suasana yang sempat riuh, seketika kembali kondusif.

Baca Juga :  93 Kasus Terbakar, Waspadai Cuaca Musim Utara

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan memberikan edukasi kepada personel Polri, yang akan melaksanakan pengamanan TPS di wilayahnya masing-masing.

Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kesalahan pola tindak dan kegiatan pemungutan suara nantinya berjalan dengan lancar dan aman serta kondusif.

”Kami bertindak secara profesional. Simulasi yang kami laksanakan hari ini bertujuan agar jajaran kami benar-benar memahami tugasnya selaku pengamanan TPS,” ucap Boy. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here