Dua Perusahaan Mulai Rumahkan Karyawan

0
280
Petugas hotel di Nagoya, Batam, saat mengecek panas tubuh pengunjung, Rabu (11/3). F-MARTUA/tanjungpinang pos
Dampak virus korona, mulai berimbas kepada karyawan industri di Batam. Sudah ada perusahaan di Batam, yang mulai merumahkan karyawannya.

BATAM – Namun perusahaan itu diakui, bukan dari yang beroperasi di kawasan industri Mukakuning. Hingga sekarang perusahaan di kawasan industri Batamindo belum ada gangguan produksi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Batam, Rudi Sakyakirti, Rabu (11/3), mengakui sudah ada perusahaan yang merumahkan karyawan. Informasi diperoleh dari pihak perusahaan. Hanya saja, laporan resmi belum diserahkan ke Dinas Tenaga Kerja Batam.

”Secara resmi mereka belum melaporkan ke kita. Tapi ada satu sampai dua perusahaan, yang merumahkan karyawan,” katanya.

Kedua perusahaan yang merumahkan karyawan itu, diakui karena keterbatasan bahan baku. Di mana, bahan baku kedua perusahaan itu, semua dari Cina.

”Perusahaan yang bergerak di bidang plastik dan rokok, itu merumahkan karyawannya. Itu akibat bahan baku tak ada. Bahan baku mereka 100 persen dari China,” beber Rudi.

Terkait karyawan yang dirumahkan dua perusahaan itu, diakui ada seratusan orang. Demikian, perusahaan tetap berjanji akan memberikan hak-hak dari karyawan perusahaan itu.

”Itu di luar Kawasan luar Batamindo. Jumlah karyawannya ada 100-an lebih. Tapi mereka berjanji, merumahkan karyawan tetapi tetap memberi gaji,” ujar Rudi.

Sementara perusahaan industri lain, diakui belum ada yang melaporkan rencana merumahkan karyawan. Namun dari laporan yang diterimanya, stok bahan baku kebanyakan industri di Batam, tinggal untuk satu bulan lagi.

”Stok mereka ada tapi bertahan satu bulan lagi. Berarti sampai akhir Maret. Kita lihat nanti lagi. Kalau barang masuk berarti tak jadi merumahkan karyawan,” harapnya. (MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here