Dua Sekolah Terima Peralatan Drumband

0
186
Kepala SMPN 16 Tanjungpinang menerima bantuan peralatan drumnad dari Pemko Tanjungpinang melalui Dispora Tanjungpinang, Selasa (17/9) siang.

TANJUNGPINANG – Keluarga besar SMPN 8 dan SMPN 16 Tanjungpinang menerima bantuan alat drumband dari Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tanjungpinang, Selasa, (17/9) siang.

Ini bukan kali pertama sebagai bentuk dukungan kepada sekolah-sekolah di Tanjungpinang, khususnya tingkat SMP. Ke depan bisa terus meningkat ekstrakurikuler dalam bidang drumband.

Penyerahan dihadiri Walikota Tanjungpinang H Syahrul didampingi Kadispora Tanjungpinang, Djasman serta Kadisdik Tanjungpinang Atmadinata.

Bantuan tersebut diterima Kepala Sekolah SMPN 8 dan SMPN 16 Tanjungpinang. H Syahrul mengatakan bantuan alat-alat drumband ini, merupakan salah satu upaya pemerintah memotivasi siswa-siswi SMP dalam meraih prestasi dan memiliki semangat belajar yang tinggi.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam rangka mengisi ekstrakurikuler di sekolah. Kami berharap, siswa-siswi termotivasi untuk mengikuti kegiatan tersebut di sekolah,” ucapnya saat memberikan penjelasan di ruang kelas di SMPN 8 Tanjungpinang.

Syahrul menuturkan, sebelumnya pihak Dispora pun sudah menyerahkan lima set alat drumband kepada lima sekolah berbeda. Hasilnya, diantara sekolah tersebut bisa berkembang dan sudah sering tampil diacara pemerintahan.

“Kami berharap ekstrakulikuler drumband di sekolah ini pun bisa berkembang,” tuturnya.

Ia menuturkan melalui bantuan ini, menjadi pemacu terus belajar memberikan yang terbaik.

Adapun, bantuan satu set peralatan drumband, terdiri dari march snare drum, bass drum, quard toms, bellyra, march hand cymbbal, pianika horn, stick majorette, bendera colour guard, dan tongkat almumunium.

Kadispora Tanjungpinang, Djasman menuturkan, minat setiap sekolah khususnya tingkat SMP memiliki alat drumband cukup tinggi.

“Kita harapkan sekolah-sekolah di Tanjungpinang bisa unggul dalam bidang akademis maupun non akademis. Intinya memajukan siswa sesuai dengan kemampuan dimiliki,” tuturnya.

Ia menilai di masa SMP merupakan waktu yang tepat menggali potensi diri. Melalui alat bantuan yang diberikan, para siswa yang berbakat bisa bergabung dan memberikan karya terbaik. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here