Dugaan SPT Fiktif, AMPD Laporkan ke Kejaksaan

0
197
Tim AMPD usai menyampaikan laporan ke pihak Kejaksaan. F-ISTIMEWA

ANAMBAS – Setelah menggelar aksi turun di jalan meminta sejumlah Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Anambas mundur, kini Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) laporkan Bawaslu daerah itu atas dugaan Surat Perintah Tugas (SPT) fiktif.

Laporan tersebut secara resmi diserahkan Ketua AMPD KKA, Asril Masbah kepada Kasubsi Pidum Pidsus Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa Ade Suganda, SH di Kantor Cabjari Natuna di Tarempa, Senin (1/7).

Asril Masbah Ketua AMPD KKA mengatakan, langkah yang dilakukan karena pihaknya menduga ada unsur pidana pada SPT yang berkaitan dengan keuangan negara yang kuat dugaan fiktif.

“Kita sudah melakukan pengecekan, terhadap SPT tersebut, bahkan salah satu anggota Panwascam yang seperti disurat mengaku tidak pernah dikunjungi pada hari tersebut,” ucapnya.

Tambahnya, ia menilai ada indikasi tindak pidana khusus korupsi. Ini merupakan pintu masuk bagi aparat penegak hukum melihat penggunaan anggaran di Bawaslu.

“Dari informasikan dari media masa bahwa anggaran Bawaslu sebesar Rp9 milliar,” ucapnya.

Kasubsi Pidum Pidsus Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, Ade Suganda membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat.

“Kita telah menerima laporan dari masyarakat dan akan disampaikan ke pimpinan. Kita akan meminta petunjuk dari pimpinan terkait masalah dugaan fiktif Komisioner Bawaslu,”katanya (ign)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here