Dukung Investasi, Daya Listrik Ditambah

0
765
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat melakukan First Fliring di PLTMG KPP di Paret Rampak, Karimun, Kamis (18/1).f-mazpram/humas pemprov kepri

KARIMUN – Untuk menjawab kebutuhan listrik masyarakat dan investor, daya listrik di Karimun ditambah. Terbaru, PT Karimun Power Plant (KPP) membangun pembangkit listrik 7,5 MW di Karimun.

Kamis (18/1) kemarin, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun melakukan First Fliring di Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) KPP tersebut di Paret Rampak, Karimun.

Pembangunan KPP ini dimulai sejak 2010 saat Nurdin Basirun masih menjabat sebagai Bupati Karimun. Direktur KPP, Michael Pike mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Nurdin hingga bisa dioperasikan PLTMG tersebut.

Ada lima genset yang menghasilkan daya listrik 7,5 MW. Semua ini akan dikoneksi ke pelanggan. Ini adalah tahap awal dan akan bertambah sesuai kebutuhan.

”Investor tak usah khawatir pasokan listrik. Kami akan menambah kapasitas sesuai permintaan,” kata Michael yang menyampaikan sambutan dalam Bahasa Indonesia.

Baca Juga :  Kepala BPS Pernah Sarankan Bularimar Cara Gaet Wisman

Dalam pada itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebutkan, beroperasinya KPP ini adalah yang ditunggu-tunggu masyarakat dan industri. Pada 2010 mereka mengeluarkan izin untuk KPP. Baru kali ini dapat dilaksanakan dan menghidupkan mesin. ”Karimun menjanjikan. Masyarakatnya kondusif. Ini awal yang baik. Semoga tidak lima mesin, akan bertambah terus,” kata Aunur.

Kerja Sama PGN
Perusahaan Gas Negara (PGN) mengoperasikan pembangkit itu melalui salah satu anak usaha PGN, PT Widar Mandripa Nusantara (Widar). PT Widar berhasil memasok listrik sebesar 5 megawatt (MW) ke Pulau Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

Menurut Direktur Utama Widar, Rizal Wibisono, Kamis (18/1), pasokan listrik tersebut akan digunakan di kawasan perdagangan bebas Zona II Tanjung Balai Karimun. Pencapaian ini merupakan kerja sama Widar dengan PT Karimun Power Plant (KPP) selaku pemegang wilayah usaha kelistrikan di wilayah tersebut. ”Pencapaian ini adalah perwujudan dari komitmen kami untuk terus menyebarkan energi baik ke seluruh wilayah,” katanya.

Baca Juga :  Supriyono dan Kendy Gantikan Borman-Rahma

Rizal mengatakan, penyaluran tenaga listrik sebesar 5 MW itu akan dilakukan bertahap sesuai kebutuhan setrum di kawasan tersebut. ”Saat ini, mayoritas pengguna listrik di wilayah tersebut adalah sektor industri,” ujar Rizal.

Kehadiran tambahan daya listrik dari Widar ini, menurut Rizal juga memberi manfaat bagi industri di Tanjung Balai Karimun. Sebab, selama ini kebutuhan listrik untuk industri sebagian besar masih dipasok menggunakan genset diesel milik industri masing-masing.

”Dengan adanya listrik yang dipasok Widar melalui KPP ini sekaligus membantu industri setempat untuk melakukan efisiensi energi,” ujar Rizal.

Baca Juga :  Tak Ada Larangan Rapat di Hotel

Efisiensi energi tersebut dilakukan dengan menggunakan pembangkit listrik berbahan bakar gas alam yang disiapkan oleh Widar didukung oleh PT Energi Powerindo Jaya (EPJ). ”PT EPJ ini bekerja sama dengan PT VPower Operation Services (VPOS),” bebernya.

Untuk pasokan gas, berasal dari PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) yang juga anak usaha PT PGN dan PT Environment Technology International (ETI). Bentuknya berupa Compressed Natural Gas (CNG).

”Sinergi ini diharapkan terus berlanjut sehingga semakin terwujud salah satu komitmen PGN, baik secara langsung maupun melalui anak usahanya dalam menyalurkan energi baik ke pelosok Indonesia,” tutup Rizal. (yon/mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here