Ekonomi Anjlok, Bupati Dorong Petani Milenial

0
141
BUPATI Bintan H Apri Sujadi meninjau lokasi pertanian hortikultura di kampung ketahanan pangan, belum lama ini.
Pertumbuhan ekonomi triwulan kedua tahun 2020 Provinsi Kepri anjlok, mencapai minus 6,66% (-6,66 persen). Bupati Bintan H Apri Sujadi mendorong potensi petani milenial (petani muda) Kabupaten Bintan, untuk meningkatkan ketahanan pangan di masa normal baru ini.

BINTAN – H APRI SUJADI menjelaskan, banyak sektor yang terkena dampak akibat pandemi Covid-19. Efeknya, pertumbuhan ekonomi daerah turun drastis. Secara umum, -6,66 persen di Provinsi Kepri. Upaya yang mesti dilakukan meningkatkan produksi pertanian, guna memenuhi ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Sebelum masa pandemi Covid-19, Bupati Bintan H Apri Sujadi menemui sejumlah anak-anak muda Bintan, yang bergerak di usaha pertanian. Ada yang mengembangkan padi di persawahan, serta mengembangan usaha hortikultura. Para petani milenial ini berhasil. Produksi pertaniannya dijual ke pasar lokal Bintan, dan Tanjungpinang.

Baca Juga :  Penimbunan Anak Sungai Lepan Dihentikan

”Mereka bercerita kepada saya, bahwa hasil pertaniannya bisa menghidupi keluarga. Mereka petani muda Bintan berusia sekitar 20-an tahun. Di saat pertumbuhan ekonomi Kepri anjlok, potensi petani milenial ini yang harus kita dorong, dalam penyediaan ketahanan pangan untuk jangka panjang,” kata H Apri Sujadi, Kamis (6/8) kemarin.

Apri menjelaskan, bahan pokok pangan merupakan keperluan setiap hari, dan tidak ada habisnya. Untuk memenuhi pangan itu, petani sangat diperlukan. Ini peluang usaha bagi anakanak muda Bintan, guna membangkitkan ekonomi keluarga.

Baca Juga :  500-an Karyawan BLR Bakal Terkena PHK

Kredibilitas generasi muda di bidang pertanian, menurut Bupati Bintan, semakin berkembang. Pemerintah akan memberikan dukungan dan perhatian kepada petani muda di Bintan. Berupa bantuan peralatan dan mesin pertanian, bibit, pupuk, obat hama dan sebagainya.

”Saya makin percaya, anak muda yang mau terjun di bidang pertanian, bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi yang lebih baik. Apalagi dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia, maka dunia dalam genggaman kalian,” tuturnya.

Selain bertani, kecerdasan berwirausaha tani dengan memanfaatkan teknologi digital, sangat diperlukan. Bupati Bintan berharap, petani milenial Bintan bisa menjadi petani yang sukses, dan menyediakan pangan untuk masyarakat luas. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here