Ekonomi Tumbuh karena Pariwisata

0
38
HM Rudi, SE

Walikota Batam HM Rudi mengingatkan agar semua pihak termaksuk buruh menjaga kenyamanan Batam. Kenyamanan itu penting untuk menjaga pertumbuhan dunia pariwista yang disebut faktor utama pertumbuhan ekonomi Batam hingga diangka 4 persen lebih.

BATAM – Rudi menegaskan saat menerima buruh Batam, menegaskan jika perusahaan yang masuk, baru sebatas mengurus ijin. ”Saya melihat, pertumbuhan ekonomi karena pariwisata. Sampai hari ini menurut saya, tidak ada perusahaan yang bertambah. Yang ada hanya mengurus izin saja,” cetus Rudi.

Kondisi itu diakui, diperoleh dari bagian perizinan di Pemko Batam. ”Saya panggil bagian perizinan. Saya tanya di mana perusahaan ini katanya tidak tahu. Jadi perusahaan yang disebut itu tidak benar (beroperasi). Masalah lahan belum selesai,” sambung dia.

Disebutkan, sampai semester I, jumlah wisatawan yang tumbuh sekitar 1 juta, mendorong pertumbuhan ekonomi Batam. Karena itu, dia mengajak semua pihak untuk mendukung pertumbuhan parawisata. Pihaknya diakui, sedang gencar mengembangkan dunia pariwisata yang dimulai dengan pembenahan infrastruktur.

”Mungkin sekarang belum sempurna. Tapi 2025 seluruh jalan utama akan diselesaikan, semua jadi lima lajur. Dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) saya, wisata jadi tujuan. Karena industri hari ini sudah tidak zamannya lagi sudah sepi,” kata Rudi.

la mengatakan dalam dua tahun ke depan, Batam bagian timur jalannya sudah selesai, sampai ke bandara. Tujuannya adalah untuk menyambut wisatawan. ”Tak perlu repot macet lagi. Jalan sudah dilebarkan, ada flyover,” ujarnya.

Menurutnya, Batam tidak memiliki keistimewaan seperti destinasi wisata lain di Indonesia. Kelebihan Batam terletak pada posisinya yang berdekatan dengan dua negara tetangga. ”Di Batam yang bisa saya promosikan adalah kulinernya. Karena daerah kepulauan, seafood (makanan laut) tak usah khawatir, semua baru, harga mungkin lebih murah,” sebutnya.

Sementara untuk tujuan wisata, saat ini sedang dibangun sanggraloka atau resor di pulau. Sudah ada dua sampai tiga pulau yang diberi izin. Targetnya selesai dalam empat tahun. Sekarang sudah jalan satu tahun lebih. Artinya dalam dua tahun ke depan sanggraloka ini sudah bisa dinikmati wisatawan.

”Resornya terpisah dari Batam. Jadi menyendiri. Kalau golf, di sini surganya. Lapangan banyak sekali. Jadi silakan datangkan wisatawan ke Batam. Batam aman damai,” tegasnya.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here