Eksekusi Lahan 1,2 Ha Ricuh

0
633
EKSEKUSI LAHAN: Sui Hok saat emosi karena lahannya di depan Swalayan Bintan 21 Tanjungpinang dieksekusi oleh Pengadilan Negeri, Rabu (17/5). f-raymon/tanjungpinang pos

Eksekusi lahan seluas sekitar 1,2 hektare di Jalan Ir. Sutami depan Pasar Swalayan Bintan 21 Kota Tanjungpinang sempat ricuh, Rabu (17/5) pagi. Sui Hok yang mengklaim milik lahan itu sempat emosi dan bersitegang dengan aparat.

TANJUNGPINANG – Setelah bersengketa puluhan tahun, akhirnya Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungpinang mengeksekusi lahan sengketa yang dimenangkan oleh Tan Sui Ching alias Atan Djoni. Mereka masih ada hubungan keluarga.

Pantauan di lapangan, pelaksanaan eksekusi oleh Panitera PN Tanjungpinang, dijaga ketat pihak Kepolisian dan TNI. Hal itu untuk mencegah keributan oleh tergugat yang sebelumnya mengklaim tanah atau lahan tersebut miliknya.

Sui Hok sempat emosi karena ia mengaku lahan itu lahan milikinya. Dan ia sempat ngamuk namun keburu diamankan polisi di lokasi eksekusi.

Tim ekseksusi mencabut plang lahan atas nama pemilik Sui Hok. Pelaksanaan ekseskusi tersebut dilakukan oleh Panitera PN Tanjungpinang, Iyus Suryana, untuk diserahkan kepada pemohon eksekusi Atan Djoni, melalui kuasa hukumnya Mohammad Indra Kelana.

Iyus Suryana, mengatakan, eksekusi tersebut dilakukan guna memenuhi isi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inckraht) berdasarkan putusan Kasasi Mahkamah Agung RI nomor 1408 K/PDT/2014.

Sedangkan, pelaksanaan eksekusi tersebut berdasarkan surat penetapan Ketua PN Tanjungpinang nomor 06/Pen.Eks.G/2016/PN.Tpg junto nomor 19/Pdt.G/2012/PN TPI.

”Putusan kasasi tersebut memenangkan Atan Djoni sebagai pemilik lahan yang sah berdasarkan hukum dan bukti kepemilikan dengan surat lawasnya yang berasal dari Balai Harta Peninggalan (BHP),” ujar Iyus.

Kuasa Hukum Atan Djoni, Indra Kelana, mengatakan dengan telah dieksekusinya lahan tersebut. Pihaknya mengucapkan terima kasih. Meskipun awalnya lahan milik Atan Djoni sebelumnya seluas 18 ribu meter persegi atau 1,8 hektar, namun saat ini hanya tersisa 12 ribu meter persegi (1,2 haktere) ia pun tidak mempersoalkannya.

”Yang terpenting adalah hukum dan keadilan telah ditegakkan. Kami juga mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang membantu menjaga wibawa hukum di Indonesia,” ucapnya.

Pengamanan eksekusi lahan ini dipimpinan langsung Kabag Ops Kompol Hari Yoyon. Ia mengatakan dalam eksekusi ini, Polres Tanjungpinang menurunkan 50 personel dan dibantu 30 personel dari Kodim 0315 Bintan yang diturunkan ke lokasi untuk mengamankan eksekusi.

”Kita mengamankan eksekusi lahan ini agar berlangsung dengan aman dan damai,” ujarnya.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here