Ekspor Kepri ke Amerika Naik

0
382
KAPAL kargo siap-siap membawa barang ekspor di Pelabuhan Sribayintan Bintan, belum lama ini. f-martunas/tanjungpinang pos

Juni 2018, Capai Rp1,67 Triliun

Nilai ekspor Kepri ke Amerika Serikat pada Juni lalu naik 10,91 persen dari sebelumnya US$107,78 juta menjadi US$119,54 juta atau dari sebelumnya Rp1,5 triliun pada Juni 2017 menjadi Rp1,67 triliun pada Juni 2018 dengan kurs Rp14.000 per dolar Amerika Serikat.

TANJUNGPINANG – Khusus Juni 2018, ekspor Kepri ke Amerika terbesar kedua setelah Singapura yang mencapai US$654 juta atau sekitar Rp9,15 triliun. Secara kumulatif, ekspor Kepri ke Amerika selama Januari-Juli 2018 sekitar US$412,33 juta atau sekitar Rp5,7 triliun.

Dalam enam bulan ini, Amerika Serikat masuk posisi keempat terbesar tujuan ekspor Kepri setelah Singapura US$3.379 juta atau sekitar 47,3 triliun, posisi kedua Malaysia sebesar US$466,88 juta atau sekitar Rp6,5 triliun dan posisi ketiga Cina sebesar US$431,46 juta atau sekitar Rp6 triliun.

Ekspor kumulatif Januari-Juni 2018 Provinsi Kepri dibanding ekspor kumulatif tahun 2017 yang mengalami kenaikan cukup besar diantaranya ke negara Bangladesh naik 233,44 persen, Australia naik 104,56 persen dan Malaysia naik 62,89 persen.

Sementara nilai ekspor komoditas ikan dan udang pada Juni 2018 sebesar US$1,27 juta atau sekitar Rp17,78 miliar atau turun 35,44 persen jika dibandingkan dengan Mei 2018. Komoditas ikan dan udang juga mengalami penurunan sebesar 20,1 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017.

Secara kumulatif, komoditas ikan dan udang Janurai-Juni 2018 mengalami penurunan sebsar 5,9 persen bila dibandingkan Januari-Juni 2017 dengan sumbangan 0,22 persen terhadap total ekspor nonmigas Provinsi Kepri Januari-Juni 2018.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, nilai ekspor Kepri Juni 2018 mencapai US$1.202,12 juta atau sekitar Rp16,8 triliun. Angka ini turun sebesar 6,18 persen dibanding ekspor Mei 2018 sebesar US$1.281,34 juta atau sekitar Rp17,9 triliun.

”Adapun nilai ekspor migas Kepri Juni 2018 mencapai US$485,56 juta atau naik 2,45 persen dibanding Mei 2018. Ekspor nonmigas Juni 2018 mencapai US$716,56 juta atau turun 11,25 persen dibanding Mei 2018,” ujar Zulkifli, Kepala BPS Provinsi Kepri, kemarin.

Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar Juni 2018 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (85) sebesar US$194,23 juta, sedangkan secara kumulatif Januari-Juni 2018 mencapai US$1.282,40 juta, dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 29,27 persen.

Ekspor ke Singapura pada bulan Juni 2018 mencapai nilai terbesar yaitu US$654,05 juta, sedangkan secara kumulatif Januari-Juni 2018 mencapai sebesar US$3.379,08 juta dengan kontribusinya mencapai 50,93 persen.

Nilai ekspor Provinsi Kepri Januari-Juni 2018 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar US$1.950,91 juta, disusul Pelabuhan Terempa US$1.328,40 juta, Pelabuhan Sekupang US$1.091,19 juta.

Pelabuhan Kabil/Panau US$824,99 juta; dan Pelabuhan Belakang Padang US$706,35 juta. Kontribusi kelima Pelabuhan terhadap komulatif ekspor Januari-Juni 2018 adalah sebesar 88,95 persen.

Penurunan nilai ekspor Juni 2018 disebabkan oleh turunnya ekspor sektor nonmigas sebesar 11,25. Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Provinsi Kepri mengalami kenaikan sebesar 48,37 persen, yaitu dari US$810,22 juta menjadi US$1.202,12 juta.

Kenaikan nilai ekspor Juni 2018 dibanding Juni 2017 disebabkan oleh kenaikan ekspor sektor migas sebesar 93,02 persen dan sektor nonmigas sebesar 28,26 persen. Total ekspor kumulatif bulan Januari-Juni 2018 Provinsi Kepri adalah sebesar US$6.634,97 juta. Jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-Juni 2017 mengalami kenaikan sebesar 10,54 persen, yaitu dari US$6.002,31 juta menjadi US$6.634,97 juta.

Naiknya nilai ekspor Januari-Juni 2018 disebabkan oleh naiknya ekspor kumulatif sektor migas sebesar 36,08 persen dan sektor nonmigas sebesar 0,81 persen.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here