Ekspor Kepri Rp122,5 Triliun

0
162

Periode Januari-Juli 2018

Nilai ekspor Kepri Januari-Juli 2018 mencapai US$7.702,06 juta atau sekitar Rp122,5 triliun dengan kurs Rp14.600 per dolar Amerika Serikat. Jumlah ini naik 9,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar US7.024,66 juta atau sekitar Rp102,5 triliun.

TANJUNGPINANG – EKSPOR ini terdiri dari migas dan nonmigas. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, ekspor migas Juli 2018 mencapai US$353,04 juta atau turun 21,36 persen dibanding Juni 2018. Ekspor nonmigas Juli 2018 mencapai US$738,01 juta atau naik 1,2 persen dibanding Juni 2018.

”Naiknya nilai ekspor Januari-Juli 2018 disebabkan oleh naiknya ekspor kumulatif sektor migas sebesar 30,98 persen dan sektor nonmigas sebesar 1,37 persen,” ujar Zulkifli Kepala BPS Provinsi Kepri dalam pres rilis yang diterima redaksi koran ini.

Sedangkan nilai ekspor Provinsi Kepri Juli 2018 mencapai US$1.091,04 juta atau turun sebesar 7,40 persen dibanding ekspor Juni 2018.

Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar Juli 2018 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (85) sebesar US$263,31 juta, sedangkan secara kumulatif Januari-Juli 2018 mencapai US$1.556,32 juta, dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 30,32 persen.

Ekspor ke Singapura pada Juli 2018 mencapai nilai terbesar yaitu US$567,86 juta. Sedangkan secara kumulatif, ekspor Kepri ke Singapura Januari-Juli 2018 mencapai US$3.937,17 juta dengan kontribusinya mencapai 51,12 persen.

Nilai ekspor Provinsi Kepri Januari-Juli 2018 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar US$2.328,67 juta, disusul Pelabuhan Terempa US$1.480,46 juta, Pelabuhan Sekupang US$1.273,81 juta.

Pelabuhan Kabil/Panau US$936,90 juta dan Pelabuhan Belakang Padang US$836,37 juta. Kontribusi kelima Pelabuhan terhadap komulatif ekspor Januari-Juli 2018 adalah sebesar 89,02 persen.

Kegiatan ekspor Provinsi Kepri pada Juli 2018 dibanding Juni 2018 turun sebesar 7,4 persen, yaitu dari US$1.178,18 juta menjadi US$1.091,04 juta. Penurunan nilai ekspor Juli 2018 disebabkan oleh turunnya ekspor sektor migas sebesar 21,36.

Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Provinsi Kepri mengalami kenaikan sebesar 6,72 persen, yaitu dari US$1.022,35 juta menjadi US$1.091,04 juta. Kenaikan nilai ekspor Juli 2018 dibanding Juli 2017 disebabkan oleh kenaikan ekspor sektor migas sebesar 15,40 persen dan sektor nonmigas sebesar 3,01 persen.

Negara tujuan ekspor Provinsi Kepri Januari-Juli 2018 dengan nilai terbesar ke Singapura 51,12 persen. Ekspor kumulatif ke Singapura Januari-Juli 2018 mengalami kenaikan dibandungkan Januari-Juli 2017 sebear 10,65 persen.

Tingkok merupakan negara tujuan terbesar kedua secara kumulatif Januari-Juli 2018 dengan nilai US$538,86 juta dan peranannya 7 persen.

Negara tujuan ekspor terbesar ketiga sampai kesepuluh secara berturut-turut adalah Malaysia, Amerika Serikat, Australia, Jepang, Perancis, Bangladesh, India dan Spanyol.

Kesepuluh negara tujuan ekpor Kepri tersebut mempunyai peranan sebesar 85,31 persen terhadap total ekspor Kepri Januari-Juli 2018

Eskpor kumulatif Januari-Juli 2018 Provinsi Kepri dibanding ekspor kumulatif tahun lalu yang mengalami kenaikan cukup besar diantaranya ke Bangladesh (238,4 persen), Australia (109,9 persen) dan Malaysia (42,5 persen).(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here