Empat Guru Dapat Prestasi Tingkat Nasional

0
808
MENERIMA PENGHARGAAN: Kepala SMAN 3 Tanjungpinang Dr Darson MSi menerima penghargaan dari Kemendikbud pada acara GTK berprestasi tingkat nasional. f-istimewa

Tanjungpinang- KEPALA Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Arifin Nasir mengaku bangga kepada Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang berhasil menerima penghargaan predikat berprestasi serta berdedikasi tahun 2017. Ada empat dari 15 GTK perwakilan Kepri dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK yang diumumkan menang dalam pemilihan GTK berprestasi dan berdedikasi tingkat nasional tahun 2017 yang diadakan Kemdikbud, Sabtu (19/8) kemarin.

Mereka antaranya, Heri Subagio SPd perwakilan SDN 003 Bukit Bestari Tanjungpinang meraih peringkat 3, Yuni Sahfitri SPd MM sebagai pengawas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota Batam berhasil meraih peringkat 2. Ada pula Said Thaha Ghafara MSi perwakilan SMK 1 Gunung Kijang Bintan sebagai Best Practice SMK. Serta Dr Darson M Si Kepsek SMAN 3 Tanjungpinang, menyandang juara harapan 2 penilaian Kepala Sekolah berprestasi. ”Ini merupakan prestasi yang membagakan, semoga menjadi pemacu bagi guru dan tenaga pendidikan lainnya untuk memberikan yang terbaik,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Arifin Nasir, Minggu (20/8).

Sebelum dikirimkan untuk ikut lomba tingkat nasional, sudah terlebih dahulu para peserta perwakilan mengikuti seleksi antarguru dan tenaga kependidikan di Tanjungpinang. Kepala SMAN 3 Tanjungpinang, Dr Darson MSi yang berhasil menduduki peringkat 5 karena berhasil membuat aplikasi Elektronik Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Pembelajar (E-PKBGP). Berfungsi sebagai wadah untuk membimbing, melatih, membuat Karya Tulis Ilmiah (KTI) secara online. Ia mengaku bersyukur bisa membawa nama baik Kepri. ”Memang bukan juara pertama untuk kategori tersebut, meski demikian ini sebuah langkah untuk kemajuan ke depan bersama tenaga pendidik lainnya. Harus saya akui, semua yang di kirim bersaing ditingkat nasional memang hebat-hebat,” paparnya.

Hadiah yang diterima dari Kementrian berupa uang pembinaan, satu set Laptop serta jalan-jalan ke luar negeri. Lebih lanjut, Darson mengatakan bahwa selama sepekan di Jakarta, para peserta harus menjalani berbagai tes untuk penilaian penentuan juara. Selain tes tertulis, pemahaman tugas pokok dan fungsi, tes bakat dan kemampuan, tes kecakapan IT, membuat karya tulis, tes portofolio, juga ada presentasi dan wawancara langsung. ”Dari tes itulah, akumulatif nilainya dijadikan acuan untuk mencari lima terbaik Nasional,” kata dia.

Pegawai Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang di wakili Kepala Seksi (Kasi) Pendidik dan Kependidikan SMA, Said Muhammad Idris diakui Darson memberikan kontribusi besar karena selalu setia untuk mendampingi serta meninjau delegasi peserta GTK dari Kepri. Peserta Kepri dinilai semakin bersemangat dengan adanya perhatian khusus ini. Ia meambahkan, setelah pulang dari Jakarta, aplikasi E-PKBGP yang dibuat akan digunakan oleh Disdik Kepri untuk mendongkrak prestasi guru se-Kepri kedepannya. ”IsnyahAllah berhasil sesuai dengan harapan,” kata Darson.(SUHARDI-YOAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here