Empat Kru Sempat Terseret Arus

0
503
SELAMAT : Empat kru kapal berhasil diselamatkan Basarnas, kemarin. f-istimewa

Dihantam Ombak, Kapal Pengangkut Besi Tenggelam

Kendala pembangunan di daerah maritim bukan hanya jarak tempuh yang lama dan biaya transportasi laut yang mahal. Namun tantangan di laut saat mengangkut material bangunan juga jadi masalah.

BATAM – KAPAL pengangkut sayuran, sembako, orang maupun material bangunan terkadang menghadapi cuaca buruk di tengah laut.  Kadang kapal kembali ke pelabuhan apabila cuaca buruk mendadak terjadi di tengah jalan. Namun, ada juga yang tak sempat putar haluan sehingga dihantam cuaca buruk.

Kapal tenggelam sudah beberapa kali terjadi di Kepri terlebih di daerah Natuna dan Anambas yang lautnya dikenal cukup ganas.  Kali ini, kapal kayu KM Hema rute Batam-Tanjungbalai Karimun yang mengangkut besi tenggelam di perairan Pulau Tekong Batam, Jumat (29/9) sekitar pukul 08.49.

Kapal ini tak sempat lagi berbalik haluan karena diduga dihantam ombak. Angin kencang disertai hujan lebat menimbulkan ombak yang tinggi dan menghantam kapal bermuatan berat itu.

Untungnya, empat kru kapal yakni Efendi (53) selaku nakhoda kapal dan tiga Anak Buah Kapal (ABK) Ruslan (37), Danu (32) serta Supri (26) berhasil diselamatkan oleh KN Bhisma Badan SAR Nasional (Basarnas).

Keempat kru kapal ini bisa selamat lantaran mereka bisa berenang. Sebab, sejak kapal tenggelam, para kru melompat ke air untuk menyelamatkan diri masing-masing. Bahkan, mereka sempat hanya terbawa ombak. Namun, mereka tetap bisa terapung di atas air sampai kapal Basarnas datang menyelamatkan mereka.

Basarnas yang mendapat informasi kecelakaan itu dari pihak TNI AL langsung menerjunkan KN Bhisma untuk menyelamatkan empat kru kapal. Setelah tim SAR tiba di lokasi dan melakukan pencarian korban.

Keempat korban ditemukan terapung dalam kondisi selamat. Pencarian turut dibantu oleh Pos TNI AL Pulau Sambu. Kemudian, keempat kru kapal langsung dievakuasi petugas menuju pangkalan Basarnas Sekupang, Batam.

Kepala Kantor Basarnas Tanjungpinang Djunaidi mengatakan, keempat kru kapal yang sempat hanyut terbawa arus laut berhasil ditemukan oleh petugas dengan kondisi selamat.
Saat ini KN Bhisma langsung mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan pertama pada kecelakaan di pangkalan Basarnas. ”Kru kapal berhasil kita selamatkan dalam kondisi selamat tak jauh dari lokasi kejadian. (Korban) sudah dievakuasi ke pangkalan SAR Sekupang,” katanya.

Djunaidi mengatakan, penyebab tenggelamnya kapal diduga karena cuaca buruk. Saat kejadian, kondisi cuaca di perairan Batam hujan lebat dengan angin kencang sehingga keseimbangan kapal goyang lalu dihantam ombak. ”Kemungkinan kecelakaan disebabkan cuaca buruk, tadi pagi perairan Batam hujan lebat dan angin kuat,” sebutnya.

Hingga kini keempat kru kapal dalam kondisi sehat. Setelah ditemukannya keempat kru kapal, operasi pencarian telah dihentikan. ”Karena sudah ditemukan kru kapal, operasi pencarian telah selesai,” ujarnya.

Sebelumnya, salah stau warga Tembelan Kabupaten Bintan bercerita, laut Natuna sangat ganas terutama saat angin utara. Mereka harus mencari pulau untuk berlindung dari ombak yang tinggi. Kejadian ini terjadi setiap tahun. Nyaris semua kapal ikan harus mencari perlindungan saat cuaca buruk melanda Natuna. Lautnya pun ganas dan nyawa jadi taruhan apabila dihiraukan.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here