Empat Nelayan Asing Kabur

0
888
DUDUK : Nelayan asing yang diamankan di rumah pengamanan duduk di lantai dengan kondisi yang tidak layak di sekitar Kantor Satwas SDKP Tarempa, Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan.f-indra gunawan/tanjungpinang pos

ANAMBAS – EMPAT nelayan negara asing yang sebelumnya ditangkap oleh pihak aparat keamanan kabur menggunakan kapal pongpong milik warga setempat.

Kini, aparat keamanan masih melakukan pencarian ke daerah daeraqh yang dicurigai menajdi tempat pelarian mereka.

Kejadian itu diketahui setelah mendapatkan laporan dari warga yang merasa kehilangan kapal pongpongnya, Senin (17/4) sekitar pukul 5.30 WIB di laut Antang.

Kepala Kantor Satuan Pengawasan Sumber Daya Perikanan dan Kelautan (Satwas SDKP) Tarempa, di Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan Asep Ruhiyat mengatakan, pihaknya mengakui mengetahui tentang adanya kejadian itu setelah ada laporan warga setempat merasa kehilang satu unit kapal pongpong dengan ukuran 1 Gross Ton (GT).

Baca Juga :  Sinyal Telkomsel Sudah Aktif

Setelah mendapatkan laporan dari warga, lantas pihaknya langsung mengecek ke rumah pengamanan yang mana tempat nelayan negara asing itu diamankan.

”Kami cek, dan ternyata 4 orang nelayan asing itu sudah tidak ada lagi di rumah tersebut. Lalu kita langsung membuat laporan kejadian ke pihak berwenang yakni kepolisian dan melaporkan kejadian kepada pimpinan yang lebih tinggi yang berada di Provinsi Kepri,” ujar Asep Ruhiyat.

Sementara itu, berjaga di rumah pengamanan itu hanya berjumlah 5 orang.
Sedangkan nelayan yang ditangkap sebanyak 67 orang dan jumlah itu terus bertambah.

Baca Juga :  KPU Mulai Bagikan APK ke Parpol

Dalam hal ini, ia juga menjelaskan bahwa personel yang tersedia di kantornya dengan jumlah kapasitas nelayan asing tidak seimbang.

Untuk itu, pihaknya sudah sering menyampaikan ke pimpinannya, agar dapat menambah personel di wilayah kerjanya.

”Jujur saja, kita bukan tidak terancam dalam melakukan pengamanan terhadap WNA ini. Sementara rumah tahanan tidak ada, dan mereka tidak boleh dikurung, karena ini sifatnya pengamanan saja,” jelasnya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here