Enam Anak Punk Ditangkap Satpol

0
48
Efendi

TANJUNGPINANG – KEHADIRAN anak punk kembali membikin warga resah, akhir-akhir ini. Belakangan ini ada enam anak punk yang berhasil ditangkap Satpol PP Tanjungpinang. Mereka mengamen di kedai kopi, warung makan maupun dan berkeliaran di kawasan traffic light Bintancenter (Bincen).

”Dua minggu lalu, kita amankan enam orang,” kata Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang, Efendi kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (22/4) kemarin.

Setelah diamankan, kata Efendi, ia langsung memberikan pembinaan terhadap anak punk tersebut. Pihaknya meminta anak punk tersebut untuk melepaskan anting-anting, yang dikenakan di telinga, lidah serta hitung.

Pihak Satpol PP langsung menyerahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang, untuk menindak lanjuti pembinaan terhadap anak punk tersebut. Dari enam orang anak punk yang ditangkap, tidak ada satu pun yang berasal dari Kota Tanjungpinang. Mereka berasal dari daerah Jawa maupun daerah lainnya. ”Saya lupa daerah mana saja asal anak punk itu,” ucap dia.

Ia menilai, anak punk tersebut memiliki semangat juang dan kerja yang sangat rendah. Artinya, anak punk tersebut ingin hidup sendiri serta bebas. Jadi, apa yang dibuatnya tidak ada yang melarang. ”Coba tanya Dinsos, apakah anak punk tersebut dipulangkan ke kampung halaman atau tidak,” tegas dia.

Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak segan melapor adanya keberadaan anak punk, di Tanjungpinang. Masyarakat bisa melapor ke pos penjagaan Satpol PP berada di wilayah Bincen, atau di kantor Satpol PP di Tepilaut.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Dinsos Kota Tanjungpinang, Agus Setiawarman belum memberikan penjelasan. Nomor kontak telepon seluler miliknya saat dihubungi, tidak aktif.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here