Enam Event Kepri Mendunia

0
100
Warga mengikuti pertandingan pukul bantal di rangkaian acara Festival Pulau Penyengat beberapa waktu lalu.
100 Atraksi wisata terbaik kembali dipersembahkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tahun 2019. Semuanya dirangkum dalam 100 Calendar of Events 2019. Peluncuran dilakukan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (20/12).

TANJUNGPINANG – Dari 100 event yang akan digelar di 34 provinsi yang ada di Indonesia, 6 di antaranya digelar di Kepri. Enam event ini akan dihadiri turis-turis dari mancanegara karena akan dipromosikan ke luar negeri.

Enam event pariwisata nasional yang akan digelar di Kepri itu masing-masing, Festival Pulau Penyengat, Tour de Bintan, Bintan Triathlon, Festival Bahari Kepri, IronMan 70.3 Bintan,, Batam International Culture Carnival.

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengungkapkan, Calendar of Events Wonderful 2019 tercipta atas prakarsa Presiden RI. Presiden menginginkan agar Indonesia mempunyai event yang berkualitas dan berstandar internasional sehingga dapat menarik kunjungan wisatawan.

Kemenpar dan GIPI Kepri Kick Off 4 Juta Wisman di Batam Kemenpar Gelar Lomba Foto dengan Hadiah Rp300 juta

Hal ini juga sejalan dengan tren berwisata kaum milenial, yang sarat akan konten digital. Keberadaannya terbukti efektif dalam membantu mempromosikan suatu destinasi/event sehingga viral dan dikunjungi banyak orang.

Ratusan event dari 34 provinsi telah terpilih melalui kurasi yang ketat berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Event-event ini harus mempunyai Creative Value, Commercial Value, Communication Value, serta CEO Commitment.

”Ini merupakan rangkuman event terbaik yang dimiliki Indonesia yang terdiri dari 10 Top Event serta 100 Wonderful Event. Karena semua telah menjalani kurasi yang ketat dengan standar event internasional. Sehingga menjadi atraksi yang dapat mengundang wisatawan lebih banyak lagi,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan, Kemenpar akan meningkatkan potensi pariwisata perbatasan (cross border tourism) pada 2019. Hal ini sebagai upaya mencapai target kunjungan 20 juta wisman dan 275 juta wisatawan Nusantara.

Menurutnya, jika tahun ini pariwisata perbatasan diprediksi mampu menyumbang 18 persen dari total kunjungan wisman, tahun depan target dinaikkan menjadi 20 persen. Atau sekitar 3,4 juta dari total 20 juta target wisman.

”Batam memiliki kekuatan budaya dan ragam kuliner yang bisa di-create menjadi daya tarik. Upaya lain yang bisa dilakukan untuk menarik wisman adalah dengan menghadirkan event-event besar berskala nasional ataupun internasional,” kata Arief.

Jaminan ini pun bukan isapan jempol belaka. Hal ini terlihat dari deretan tim kuratornya. Terdiri dari 6 orang terbaik, semuanya berkopeten dibidangnya. Seperti Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono yang menilai terkait Media Value event.

Lalu ada Taufik Rahzen Cultural Value, kemudian ada Jacky Mussry Commercial Value, ada pula Denny Malik Coreographer. Langganakan juara carnaval Dynand Fariz juga masih ikut serta dan terakhir Eko “PeCe” Supriyanto Coreographer opening Ceremony Asian Games 2018 di Jakarta yang juga Coreographer penyanyi Madonna.

”Ketentuannya ketat. Eventnya harus yang sudah dikenal secara umum. Selain itu, sudah diselenggaralan secara kontinyu (3-4 tahun berturut-turut), dan memiliki sebaran daerah (proporsional). Eventnya pun harus memiliki pengaruh langsung kepada sosial ekonomi masyarakat dan dapat meningkatkan media value terhadap image daerah. Dan yang pasti tepat waktu. Tidak ada perubahan tanggal pelaksanaan,” ujar Ketua Pelaksana Calender of Event 2019 Esthy Reko Astuti.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau (Kepri) Boeralimar dalam acara ‘Kick Off 4 Juta Wisman’ mengajak seluruh stakeholder untuk bersinergi agar target itu tercapai. Kata Buramiliar dari delapan event tertulis yang diusulkan, hanya enam yang diakomodir oleh Kementerian Pariwisata. Ini turun satu event dibandingkan tahun ini.

”Kenduri Seni Melayu tidak masuk event nasional, tapi kita prioritaskan menggunakan dana APBD,” kata Buralimar

Sambung dia, sebelum Kementerian menetapkan enam event nasional, seluruh kepala dinas presentasi di Kementerian Pariwisata. Dan, tahun 2019, pemerintah pusat menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri yakni 4 juta jiwa.

”Kalau target kita di RPJMD tahun ini yakni 2,4 juta jiwa, kalau target nasional 2,5 juta jiwa, Insha Allah Desember ini tercapai,” harapnya.

Menurutnya, tahun 2017 target RPJMD 2,2 juta, tercapai 2,074.000, target 2018 di RPJMD 2,225.000 hingga November sudah 2.095.000. (ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here