Enam Pelabuhan di Kepri Dibangun Bertahap

0
1052
TINJAU: Naharuddin dan Jamhur saat meninjau lokasi pembangunan pelabuhan Pelantar II Tanjungpinang, pekan lalu. f-martunas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Agar bisa unggul di bidang maritim, Pemprov Kepri secara berkesinambungan akan membangun enam pelabuhan tahun 2017 ini. Pembangunan pelabuhan itu dilakukan secara bertahap. Waktu pembangunan 2-3 tahun tergantung besarnya biaya untuk pembangunan pelabuhan itu. Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengambangan (Bappelitbang) Pemprov Kepri, Naharuddin mengatakan, pembangunan pelabuhan tersebut untuk memudahkan masuknya barang dari satu daerah ke daerah lain di Kepri.

Selain itu, untuk memperkuat infrastruktur pariwisata. Ada beberapa jenis pelabuhan yang dibangun yakni, pelabuhan barang dan pelabuhan penumpang. Ada juga pelabuhan barang yang sekaligus bisa dipakai untuk pelabuhan penumpang. Naharuddin mengatakan, semua pembangunan pelabuhan itu masuk skala prioritas pembangunan daerah Pemprov Kepri. Lantaran biaya pembangunannya besar, makanya dibangun bertahap.

Baca Juga :  Puluhan Starter, Isdianto Ingin Balap Bergairah

Utility atau manfaat pembangunan pelabuhan ke depan agar bisa menekan angka inflasi dan menghindari pasokan makanan kurang serta menjaga kestabilan harga. Kapala Dinas Perhubungan Pemprov Kepri, Brigjend Jamhur Ismail mengatakan, pembangunan pelabuhan Pelantar I-II Tanjungpinang dilakukan dua tahun.

Pembangunan Pelabuhan Penyengat dilakukan dua tahun. Kemudian, pembangunan Pelabuhan Tanjunguban, Karimun, Pelabuhan Penagih Natuna serta Pelabuhan Berhala. Pembangunan Pelabuhan Berhala akan digunakan untuk multi guna yang bisa dipakai untuk bongkar barang dan penumpang. ”Semua pembangunan tahun jamak dan semuanya kita mulai tahun ini. Mungkin, ada juga nanti yang akan dibangun tiga tahun,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Awali Safari Ramadan dari Penyengat

Pembangunan Pelantar I-II akan dilakukan dengan membangun dermaga sepanjang 150 meter mulai dari Pelantar II hingga Pelantar I. Tahun ini akan mulai dibangun dari Pelantar II. Namun panjangnya sekitar 14 meter dan lebar 15 meter. Anggarannya sekitar Rp 4 miliar lebih.

Jamhur yakin, pembangunan pelabuhan itu sekitar 3-4 bulan saja lantaran pembangunannya menggunakan tiang pancang. ”Makanya kita yakin untuk tahap I bisa siap tiga atau empat bulan,” tambahnya. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here