Enam Polsek Siaga Satu

0
452
PETUGAS terlatih Brimob Polda Kepri siaga menjaga keamanan dengan senjata laras panjang lengkap.

Dilengkapi Senjata Laras Panjang

Polres Tanjungpinang serta enam polsek Siaga I pascateror bom di Surabaya, Minggu (13/5) pagi dan bom bunuh diri di Poltabes Surabaya, Senin (14/5) kemarin pagi.

TANJUNGPINANG – SEHINGGA, semua tamu yang masuk ke Polres Tanjungpinang di Batu 5 wajib melewati pemeriksaan. Tidak ada yang diistimewakan, semua melewati tahap pemeriksaan di pintu masuk. Hal itu untuk meningkatkan kewaspadaan keamanan dan mengantisipasi jangan sampai kejadian di Poltabes Surabaya terjadi di Tanjungpinang.

Pantauan di lapangan setiap kendaraan yang memasuki halaman Makopolres Tanjungpinang diperiksa petugas yang berjaga menggunakan senjata lengkap. Satu per satu diperiksa dengan teliti untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bahkan di pintu masuk Polres Tanjungpinang juga dibangun gundukan untuk memperlambat kecepatan kendaraan yang masuk ke halaman Polres Tanjungpinang. Dengan adanya teror bom dan kejadian di Rutan Kelapa 2 yang menewaskan anggota polisi, di halaman Polres Tanjungpinang juga dipenuhi dengan papan bunga yang bertuliskan turut berduka cita serta dukungan dari masyarakat yang ikut bertanda tangan di spanduk turut berduka cita atas gugurnya enam anggota Polri tugas.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza bersama unsur pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang datang memberikan dukungan sekaligus ucapan duka cita atas meninggalnya anggota Polri pada saat melaksanakan tugas di Mako Brimob dan Polresta Surabaya.

”Beliau beliau ini datang ke kita merupakan suatu kekuatan tambahan kepada kami, upaya kita semua bersatu padu memberantas aksi terorisme,” katanya, Senin (14/5).

Ia melanjutkan, pihaknya yakin Polres Tanjungpinang bersama pemerintahan Kota Tanjungpinang dan DPRD Kota Tanjungpinang merencanakan suatu kebaikan langkah-langkah penanggulangan dan pencegahan terorisme bersatu padu menciptakan Kamtibmas yang mantap.

”Ini suatu perencanaan yang baik. Kami yakin dengan perencanaan baik ini akan menang terhadap orang yang merencanakan kejahatan,” sebutnya.

Kapolres menuturkan, sejak terjadi peristiwa di mako Brimob pihaknya sudah meningkatkan situasi siaga I dan beberapa kegiatan sudah dilakukan bersama-sama masyarakat yang mendukung kepolisian untuk pengamanan.

”Kita sudah Siaga I. Pola dan tindakan bukan hanya polisi sendiri namun ada TNI, Satpol PP dan bersama sama ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah serta LAM untuk menjaga kedamaian,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan pengaman bukan hanya di Mako Polres melainkan di polsek-polsek juga ditingkatkan. Anggota berjaga di setiap pintu masuk. ”Anggota stand by berjaga di setiap pintu masuk,” ujarnya.(RAYMON SANDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here