Entrepreneur Expo Harus Bisa Hasilkan Brand Produk

0
665
MENINJAU: Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah didampingi Kepsek SMKN 2 Tanjungpinang Delisbeth meninjau salah satu stan. f-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Perwakilan SMAN 1 Tanjungpinang menjadi juara stan bazar terbaik sedang yang terkreatif diraih perwakilan siswa SMKN 2 Tanjungpinang.

Ini dalam kegiatan Enterpreneur Expo yang dilaksanakan Fakultas Ekonomi (FE) UMRAH di Lapangan Pamedan A Yani Tanjungpinang. Dimulai sejak 24 November dan ditutup Minggu (26/11) malam.

Untuk pemenang kabaret jatuh diraih perewakilan TIM B dari UMRAH disusul juara dua tim SMA N 1 Tanjungpinang, ke tiga dari SMKN 1 Tanjugpinang.

Untuk pemenang lomba tari, juara pertama diraih siswa perwakilan SMA N 4 Tanjungpinang, disusul juara ke dua Poltekes Kemenkes Tanjungpinang, dan juara tiga TIM UMRAH.

Lomba berbalas pantun juara satu dimenangkan siswa SMA N 2 Tanjungpinang tim Mayang Meugurai, juara dua oleh SMPN 1 Tanjungpinang tim belaki, dan juara tiga oleh SMAN 1 Tanjungpinang tim Sirih Berampai.

Lomba Stand Up Comedy juara pertama diraih Fajar Muharram dan juara dua oleh Mardela Tika Zaranti.

Hadir dalam acara itu, Wali Kota H Lis Darmansyah, SH, perwakilan Polres Efendri Ali dan jajaran pejabat UMRAH.

Lis Darmansyah, menginginkan efek dari penyelenggaraan ajang ini, mahasiswa dan siswa memiliki produk yang dapat membuat bren atau merek. Berpotensi di pasarkan yang tentunya memiliki nilai jual.

”Peluang Ini yang perlu kalian tangkap, produk harus memiliki bren yang diingat oleh konsumen,” tuturnya.

Apalagi, saat ini pemerintah akan me-launching program Pasar Malam Tanjungpinang melalui konsep Motor Toko (Moko). Tak menutup kemungkinan produk yang dihasilkan dapar di pasarkan di kawasan tersebut. Mungkin saja para peserta bisa menemukan kue-kue yang dapat bertahan lama namun dikonsumi tetap aman.

”Bisa saja masakah khas Melayu seperti lankse, kue putu mayang beku dan lain-lainnya yang bisa bertahan selama satu tahun. Di Tanjungpinang belum ada yang membuat itu,” ungkapnya memberi ide.

Padahal makanan tersebut sangat diminati, bukan hanya orang Tanjungpinang, tetapi orang dari derah lain. Sehingga bisa di kirim ke berbagai daerah yang menginginkan. Ini bisa sebagai bisnis. ”Kita kembangkan suatu produk agar sebuah dapat menguasai pasar,” tuturnya. (dlp/artika/lestari/dwi/nor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here