Fasilitas Kesehatan di Pulau Harus Diperhatikan

0
311
BUPATI Karimun Aunur Rafiq ketika mengunjungi Puskesmas Durai, Karimun beberapa waktu lalu. F-ISTIMEWA

KARIMUN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun tahun 2019, dituntut untuk lebih memperhatikan kelayakan fasilitas kesehatan di wilayah pulau-pulau. Untuk itu, Dinkes harus segera mendata fasilitas yang perlu direvitalisasi pada tahun anggaran berikutnya.

”Dinas Kesehatan untuk segera melakukan revitalisai fasilitas kesehatan yang tidak layak pakai, antara lainnya Rehab Puskesmas Pembantu Khususnya di pulau-pulau yang tentunya disejalankan dengan pemenuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan di pulau terpencil,” kata Syafri Sandi, anggota DPRD Karimun, Selasa (22/5).

Selain itu, Dinkes engevaluasi dan memperbaiki implementasi pelaksanaan kegiatan Administrasi Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas, Penyusunan Dokumen UKL-UPL di berbagai puskesmas, pengembangan kapasitas, dan DAK afirmasi bidang kesehatan.

Ditambahkannya, dengan membuat program kegiatan yang tujuannya menekan penyebaran penyakit menular seperti HIV AIDS, DBD dan TB Paru. Menurutnya, masyarakat sangat berharap didata sebagai penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sehingga, masyarakat diwilayah pulau dapat berobat langsung ke Batam dengan biaya yang relatih rendah dan akan lebih mahal dibandingkan berobat ke Ibukota Kabupaten Karimun.

”Dengan fasilitas bangunan puskesmas pembantu, puskesmas dan rumah tinggal yang cukup. Akan memberikan rasa nyaman kepada petugas kesehatan, sehingga nyaman tinggal di pulau dan fokus memberikan pelayanan di bidang kesehatan,” sebut Syafri Sandi. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here