Fasilitas Revolusi Mental Segera Difungsikan

0
928
Membersihkan lantai: Pekerja sedang membersihkan dan merapikan lantai batu alam menggunakan gerinda di ruang publik revolusi mental di Terminal Sungai Carang. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Tak lama lagi, masyarakat Tanjungpinang bisa manfaat fasilitas percontohan ruangan publik revolusi mental yang berada di kawasan Terminal Sungai Carang Bincen Tanjungpinang. Kini pembangunannya sudah dalam finishing atau penyelesaian. Sumber pendanaan pembangunan yaitu APBN, melalui Satker PU yang ada di Kepri. Anggarannya sekitar Rp 480 juta lebih.

Konsep tempat tersebut untuk diskusi terbuka. Jadi, siapa saja bisa menggunakan dan memanfaatkan sarana dan prasarana tersebut. Bahkan, tujuan taman tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat serta kalangan pelajar di Kota Tanjungpinang. Pengawas lapangan, Niko mengatakan, kini tinggal mengecat pinggiran pot bunga hingga tempat duduk.

Baca Juga :  Laman Boenda, Tempat Wisata Alternatif Bagi Warga Pinang

Kemudian, membersihkan lantai yang menggunakan bahan bangunan utama menggunakan gerenda. ”Mudah-mudahan hari ini (Senin, red) sudah selesai seluruh pekerjaan,” kata Niko kepada Tanjungpinang Pos, Senin (24/7). Kalau sudah selesai semua, lanjut Niko, akan masuk tahap pengecekan fasilitas yang sudah dibangun.

Mulai dari jalan, pot bunga, tempat duduk, tiang untuk mendirikan layar tancap hingga lampu hias yang sudah terpasang di area fasilitas tersebut. Pengecekan fasilitas ini, kata dia, akan dilakukan oleh pemerintah melalui Dinas PU Provinsi Kepri. Dengan tujuan memastikan, segala pekerjaan sesuai dengan kesepatakan atau Rancangan Anggaran Kegiatan (RKA). ”Ini yang akan mereka cek nanti. Mudahan semuanya sesuai dan segera proses serah terima. Kalau sudah serah terima, pekerjaan kita selesai sampai di sini,” sebut dia.

Baca Juga :  BUMD Fokus Benahi Fasilitas Pasar Baru

Pekerjaan ini dilakukan oleh konsultan pelaksana dari CV Nabila Permata. Serta konsultan pengawasan dari Lang Buana. Pantauan di lokasi, terlihat empat pekerja yang sibuk menyelesaikan pekerjaan. Akses jalan yang dibuat menggunakan bahan utama dari batu alam. Kemudian, ada enam pot bunga berukuran besar, 11 pot bunga ukuran sedang beserta tanaman tahunan. Ada juga 11 lampu hias, dua tiang layar tancap hingga tempat duduk. Reni mengaku ini bagus, apalagi dana pembangunannya dari anggarannya APBN.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here