Fasilitas Wisata Terus Dibenahi

0
52
TERLIHAT Pegola Batu Tumpak Tiga dari atas yang sedang dibangun lanjutan pembangunannya. F-ISTIMEWA

Lanjutan pembangunan Gola Batu Tumpak Tiga sudah dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Kepulauan Anambas, dengan target untuk dijadikan ikon wisata dan tempat swafoto atau bersantai bagi warga dan wisatawan yang berkunjung di Tarempa.

ANAMBAS – Pembangunannya sempat terhenti akibat anggarannya tidak tersedia, pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2018. Namun, di APBD Perubahan dianggarkan untuk melanjutkan pembangunan dengan besaran Rp923 juta lebih.

”Tahun kemarin 2017 belum dibangun akses jalan menuju Gola Batu Tumpak Tiga itu, dan tentu sulit bagi warga untuk mencapai ke lokasi dalam menikmati aktivitas di atas gola itu. Olehnya kita lanjutkan pembangunannya,” ungkap Masykur selaku Kadisparbud, Selasa (28/8).

Gola Batu Tumpak Tiga merupakan destinasi wisata, hal ini harus dimaksimalkan proses pembangunannya seperti sarana dan prasana yang akan tersedia di lokasi seperti lampu hias atau lampu penerangan ketika malam seperti tangganya, tempat parkir dan bahkan ada lampu sorot juga.

Masykur mengakui, pembangunan sarana dan prasarana pendukung Batu Tumpak Tiga memiliki volume yang besar dibandingkan pembangunan Gazebo.

Sehingga, pembangunan sarana dan prasarana butuh biaya lebih besar.

”Memang pembangunan Pergola hanya Rp600 juta. Tetapi pembangunan lanjutan ini volumenya lebih besar, sehingga butuh biaya sedikit besar dan memang pembangunan Batu Tumpak Tiga ini dilakukan bertahap sejak tahun 2017 lalu. Kita hanya berupaya destinasi ini benar-benar menarik pesona bagi wisatawan, kemudian posisinya juga berada di Ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas persis di ujung Jalan Selayang Pandang,” jelasnya.

Masykur juga menyinggung, selain ada Batu Tompak Tiga kegunaan gazebo yakni tempat untuk bersantai dengan pemandangan langsung menuju ke laut. Namun sayang, pada peningkatan sarana tersebut melupakan pembangunan toilet.

”Kami sudah lihat, memang pemandangan yang langsung ke laut sangat indah dari gazebo yang sudah terbangun. Untuk sarana dan prasarana ini memang lebih mengutamakan sarana penunjan, untuk melengkapi destinasi wisata,” jelasnya.

Ia juga berharap kepada seluruh masyarakat dan wisatawan yang akan menikmati pergola nanti, dapat menjaga segala fasilitas yang ada dan jangan melakukan aktivitas yang melanggar peraturan hukum.

Tempat itu disediakan hanya untuk warga bersantai, dan bergembira bersama keluarga, teman dan sebagainya. ”Pastinya untuk kegiatan positif. Dilarang melakukan kegiatan yang melanggar aturan hukum. Dari kita untuk kita semua,” ujar Masykur. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here