Februari, PKS Umumkan Calon

0
684
Alfin M Nur

Tanjungpinang – Tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang akan dimulai September 2017 ini. Petinggi partai politik di Tanjungpinang masih belum mau menyebut calon yang akan mereka usung.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Tanjungpinang, Alfin M Nur mengatakan, pihaknya masih menunggu surat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, terkait siapa kader PKS yang akan didorong maju di Pilkada Kota Tanjungpinang 2018.

”Sekarang sistemnya pencalonnya harus dari DPP dulu,” kata Alfin kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (1/2).

Setelah itu, lanjut politisi partai berlambang padi diapit dua bulan sabit ini, surat rekomendasi dari DPP akan diteruskan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Kepri.

Kemudian, surat rekomendasi ini akan diteruskan ke DPD PKS Kota Tanjungpinang. Saat itu pengurus DPW PKS Provinsi Kepri akan mengumumkan nama kader berdasarkan surat rekomendasi dari DPP PKS.

”Artinya, nama tersebut merupakan kader PKS yang terbaik,” ucapnya.

Pengumuman nama kader PKS yang bakal menjadi calon Wako maupun calon Wawako Tanjungpinang, direncanakan akan diumumkan di pekan pertama Februari.

”Insya Allah kalau tidak ada aral melintang, bulan Februari ini kita umumkan. Karena Ketua DPW PKS Kepri sedang berada di luar daerah. Kita tunggu beliau sampai ke Kota Tanjungpinang,” terangnya.

Katanya, kader yang sudah mendapatkan rekomendasi untuk maju di Pilkada Tanjungpinang, tidak ada kata menolak atau tidak siap.

”Sebagai kader, apa yang diperintahkan pimpinan kita harus siap,” tegas dia.

Tidak menuntut kemungkinan, PKS akan bergandeng partai politik (parpol) lain di Kota Tanjungpinang untuk berkoalisi. Pasalnya, PKS hanya memiliki tiga kursi.Sementara syaratnya untuk mengusung satu pasang calon harus minimal punya enam kursi di DPRD Kota.

Karena hanya tiga kursi, maka kader PKS yang menjadi calon kandidat nanti, akan bersanding dengan beberapa parpol lainnya. Apakah calon kandidat dari PKS bisa di nomor satu (Wako) atau dua (Wawako). Atau dua-duanya, calon kandidat tersebut dari kader PKS.

”Ya, tergantung pola komunikasi yang dibangun dari PKS dengan parpol lainya. Kita akan mencari tiga kursi lagi saja,” ucapnya.

Alfin mengklaim, ia sudah melakukan komunikasi dengan petinggi parpol lainya.
Sehingga parpol tersebut bisa menjadi satu koalisi dengannya untuk maju di Pilwako Tanjungpinang mendatang.

”Intinya, parpol yang memiliki 3 kursi banyak tuh. Harus lobi-lobilah. Atau dua kursi plus 1 kursi. Siapa yang terbaik, itulah yang bisa diajak koalisi nantinya,” tegasnya lagi.

Dia melihat, dari semua kekuatan parpol yang ada, tidak ada kekuatan dominan untuk maju di Pilwako. Hanya PDIP sudah cukup kursi tanpa koalisi untuk mengusung calon sendiri.

”Jadi, kita harus menjalin komunikasi dengan semua parpol. Kita juga hindari namanya calon tunggal di Pilkada Tanjungpinang,” sebut dia. (andri ds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here