Festival Padang Melang Ditunda Usai Lebaran

0
375
SUASANA event Festival Padang Melang (FPM) yang digelar pada tahun lalu. F-ISTIMEWA

ANAMBAS – Pelaksanaan Festival Padang Melang (FPM) tahun ini ditunda hingga usai Hari Raya Idul Fitri, tepatnya akhir bulan Juli mendatang. Penudaan itu dilakukan menyusul sejumlah persiapan penyelenggaraan yang masih belum matang.

Selain itu, pada bulan Juli juga bertepatan dengan jadwal libur musim panas internasional. DR Masyukur ST MM Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas mengatakan, FPM merupakan kegiatan yang sangat penting dalam meningkatkan kunjungan dan manarik wisatawan Nusantara maupun mancanegera.

”Agar hal itu dapat terealisasi, maka perlunya promosi melalui pemberian informasi yang intens, dan hal itu butuh waktu dan persiapan yang benar-benar matang,” kata Masykur, Minggu (18/2).

Pada FPM kali ini, ungkap Masykur, pihaknya akan melibatkan tiga desa wisata yang ada di Jemaja dan Jemaja sebagai pengelola kegiatan festival. Untuk itu, butuh koordinasi yang lebih lama karena desa wisata ini sebagai tuan rumah.

”Persiapannya masih belum matang perlu koordinasi dengan desa wisata, agar penyajian festival dapat benar-benar optimal,” tukasnya

Apalagi, lanjut dia, pihaknya menargetkan kalau FPM yang digelar kali kedua ini mesti mendatangkan kunjungan lebih banyak dari tahun sebelumnya. Masih kata Masykur, pihaknya akan segera me-launching FPM dan ikonnya jika ingin kegiatan ini dapat maksimal.

Bahkan direncanakan, akan menjual FPM ke biro-biro perjalanan untuk mengatasi promosi yang masih belum optimal saat ini. ”Kita akan menggandeng biro-biro perjalanan Pariwisata, untuk memperbanyakan kunjungan,” tuturnya.

Untuk penginapan nanti, sambung Masykur, pihaknya akan mengedepankan homestay. Sehingga, dalam waktu dekat akan dilaksanakan sosialisasi agar masyarakat dapat mempersiapkan rumahnya menjadi homestay.

”Akan membeludaknya pengunjung pada FPM nanti, maka harus ada homestay mengingat hotel yang ada tidak akan memadai lonjakan pengunjung,” terangnya.

Sementara, pemerhati pariwisata Anambas yakni Karem Rahmat menyambut baik penundaan itu. Menurutnya, FPM merupakan salah satu agenda tahunan Anambas yang bertujuan meningkatkan kunjungan wisata untuk itu perlu kiranya persiapan yang matang.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here