Festival Penyengat Dimulai

0
664
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun bersama pejabat lainnya saat membuka Festival Pulau Penyengat, Rabu (14/2).f-istimewa/humas pemprov kepri

PENYENGAT – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan Kepulauan Riau siap menyambut baik dan siap mendukung harapan Kementerian Pariwisata yang menjadikan daerah ini sebagai daerah untuk peningkatan kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Berbagai event siap digelar di daerah, termasuk yang menjadi agenda resmi Kemenpar seperti Festival Pulau Penyengat. ”Kita harus bangga dengan budaya daerah. Kita lestarikan dengan menggelar event dan menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” kata Nurdin saat membuka Festival Pulau Penyengat, Rabu (14/1).

Festival ini disejalankan dengan Hari Jadi Pulau Penyengat yang ditetapkan tiap tanggal 14 Februari. Karena pada 14 Februari 1804 juga tanggal pemberian Pulau Penyengat sebagai Mas Kawin Sultan Mahmud kepada Engku Putri.

Baca Juga :  Pengangguran di Kepri Bertambah

Gubernur menginginkan event ini rutin digelar. Ke depan ketika menjadi kalender resmi pariwisata, Nurdin yakin pengunjung akan terus berdatangan, apalagi Pulau Penyengat sendiri sudah terekam sebagai tujuan sejumlah wisatawan dunia dan nusantara. Nurdin juga mengajak generasi muda untuk bangga dengan budaya daerah ini.

Staf Ahli Bidang Multi Kultural Kementerian Pariwisata Esthi Reko Astuti mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang menunjang peningkatan kepariwisataan. Apalagi Presiden Joko Widodo menargetkan kunjungan wisatawan terus meningkat sepanjang tahun.

Kemenpar juga berterima kasih karena 14 Februari ini sudah ditetapkan dengan event Festival Pulau Penyengat. Karena itu festival ini mendapat atensi dari Kementerian Pariwisata RI. ”Kita yakin akan ada peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara,” kata Esthi.

Baca Juga :  Ekspor Kepri ke Amerika Naik

Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza mengatakan Pemko sangat berkomitmen untuk menjaga kelestarian budaya Melayu. Apalagi di Pulau Penyengat. Dari pulau ini cikal bakal bahasa pemersatu, Bahasa Indonesia juga bermula. ”Kita akan semaksimal mungkin menggelar hingga bertaraf internasional. Selain melestarikan budaya, juga untuk mendukung pariwisata,” kata Raja Ariza.

Hadir pada kesempatan itu Penasihat PKK Kepri Hj Noor Lizah Nurdin Basirun, anggota DPRD Kepri Tawarich, Sekdako Tanjungpinang Riono. Hadir juga tetamu luar negeri seperti dari Singapura dan Malaysia. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here