FIKP Taja Pelatihan Ekonomi dan Perikanan

0
133
FOTO bersama saat Pelatihan Ekonomi dan Kebijakan Perikanan untuk Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 711. f-istimewa

Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji (FIKP-UMRAH), bekerja sama dengan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dengan didukung oleh Conservation Strategy Fund (CSF) menaja Pelatihan Ekonomi Dan Kebijakan Perikanan Untuk Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 711.

TANJUNGPINANG – Pelatihan tersebut digelar selama lima hari, mulai dari Senin (12/11) hingga Jumat (16/11) lalu di Hotel Comforta Tanjungpinang.

Dalam sambutan saat membuka kegiatan ini, jamuan makan malam sekaligus seremoni pembukaan, Minggu (11/11) Dekan FIKP UMRAH Dr Agung Dhamar Syakti, S.Pi.,DEA menyampaikan, bahwa UMRAH sebagai Perguruan Tinggi yang berada di wilayah WPP 711 memiliki mandat, untuk melakukan riset-riset yang mampu mensuport pengelolaan khususnya sumberdaya Perikanan di WPP 711.

”Oleh karena itu sebagai salah satu stakeholder dalam menjalankan fungsi pengelolaan di WPP 711. Maka FIKP-UMRAH berpartisipasi memfasilitasi peningkatan kapasitas stakholder, terkait di wilayah WPP 711. Sehingga FIKP UMRAH mendukung sepenuhnya Pelatihan Ekonomi, dan Kebijakan Perikanan Untuk Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 711 ini,” ujar Dr Agung Dhamar Syakti.

Agung juga menyampaikan, bahwa FIKP-UMRAH memberi penghormatan dan ucapan terima kasih kepada KKP dan CSF yang bersedia bekerja sama dalam pelatihan ini.

”Terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panita, dan semua pihak yang membantu pelaksanaan pelatihan ini,” ucap Agung.

Ia berharap, melalui Pelatihan ini akan mampu meningkatkan kapasitas pelaku pengelolaan Sumberdaya Perikanan di WPP 711.

Selain itu, untuk mendorong terjalin-nya kolaborasi Stakeholder terkait dalam upaya Pengelolaan Sumberdaya Perikanan guna mencapai kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Dalam pelatihan ini, dibahas berbagai hal terkait WPP 711 seperti aspek makro-ekonomi dan mikro-ekonomi pengelolaan Perikanan, keberlanjutan Sumberdaya dan Efektifitas Pengelolaan Perikanan, Pendekatan Ekonomi Dalam Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan di WPP 711, Konsep Bio-Ekonomi Perikanan Kelautan.

Kemudian, juga membahas Pembangunan Kebijakan Regional Perikanan berdasarkan data dan informasi ilmiah, Ekonomi Regulasi Perikanan, Kebijakan dan Arah Pengelolaan di WPP 711, Evaluasi Dampak Kebijakan Perikanan, Marine Reserve, Manfaat Sosial Ekonomi dan Ekologi dari MPA (Kawasan Konservasi Laut di Indonesia), Kontribusi Kawasan Konservasi Laut Bagi Pengelolaan Perikanan di WPP 711 dan Pembiayaan Berkelanjutan dan Value Chain Analisyst Untuk Perikanan.

Selain Dekan FIKP UMRAH Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi.,DEA sebagai instruktur dalam pelatihan ini, ramai instruktur nasional yang berkompeten di bidangnya hadir dan membagi wawasan serta praktik-praktiknya.

Seperti Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Dr. Toni Ruchimat (Kepala Pusat Riset Perikanan KKP), Dr. Mubariq Achmad (Direktur CSF Indonesia), C. Desta Pratama (Program Manager CSF Indonesia), Dr. Rimawan Pradiptyo (Dosen FEB UGM), Dr. Handoko Adi Susanto (Senior Manager Rare Indonesia), Dr. Umi Muawanah (Peneliti KKP), Dr. Eva Anggraini (Dosen IPB), Dr. Yudi Wahyudin (Peneliti PKSPL IPB) dan Dr. Zuzy Anna (Dosen Fakultas Perikanan & Kelautan UNPAD).

Pelatihan ini dikuti oleh 37 peserta terdiri dari perwakilan empat Perguruan Tinggi yang berada di WPP 711 yaitu UMRAH, UNRI, UBB, UNSRI, Universitas Tanjungpura, UNJA, perwakilan dari Bappeda Provinsi serta DKP Provinsi di WPP 711 yaitu Kepulauan Riau, Jambi, Riau, Kalbar, dan Bangka Belitung juga perwakilan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).(ADLY ‘BARA’ HANANY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here