FIKP-UMRAH dan BI Kembangkan Ekonomi Kemaritiman

0
495
PANEN IKAN: Bupati Bintan H Apri Sujadi memanen ikan kerapu di keramba kelompok nelayan, di Desa Pangkil, belum lama ini. F-YENDI/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji (FIKP-UMRAH) akan melaksanakan riset ekonomi berbasis kemaritiman di Pulau Pangkil.

Program tersebut akan bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI), setelah sebelumnya sudah melaksanakan MoU. Untuk itu, tinggal action di lapangan. Program tersebut, mahasiswa dan dosen akan berkontribusi yang berbentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Perikanan.

Hal ini dikatakan, Dekan FIKP-UMRAH Dr Agung Dhamar Syakti. Bahwa pihak BI nantinya akan menjadi narasumber dan memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk membangun ekonomi berbasis kemaritiman serta lainnya.

Ia menuturkan, sebagai daerah yang kawasannya didominasi laut tentunya harus ada tindakan nyata untuk membangkitkan sektor perikanan dan pariwisata. Melalui UMRAH, diharapkan mampu menghidupkan dan memajukan kedua sektor tersebut yang menjadi andalan Provinsi Kepri.

Ditambah lagi dengan industri perkapalan, yang mampu menyumbang 50 persen untuk pertumbuhan perekonomian Kepri. ”Kegiatan KKN Kemaritiman ini, menurut rencananya akan digelar bulan November mendatang,” jelas Dr Agung Dhamar Syakti, kemarin.

Dengan adanya program kerja sama ini, tentunya mahasiswa dan dosen akan turun ke lapangan tepatnya di Pulau Pangkil sebagai desa yang jadi percontohan ekonomi berbasis kemaritiman nantinya. Mahasiswa dan dosen akan menjalankan beberapa program yang sudah disusun bersama pihak BI.

”Nantinya akan dilihat, potensi apa yang ada di desa tersebut untuk dikembangkan bersama masyarakat. Misalkan, ada masyarakat yang memiliki budidaya ikan, pengembangan atau metodenya terkait usaha itu. Begitu dengan lainnya.

Keberadan mahasiswa di desa nantinya berperan membantu menyelesaikan persoalkan. Dari itulah menjadi salah satu ilmu baru. Belum lama ini, mahasiswa dan mahasiswi FIKP-UMRAH telah melaksanakan praktik pembuatan pakan ternak ikan.

Dengan begitu, Agung berharap mahasiswa yang mengikuti KKN Kemaritiman bisa mengembangkan ilmu yang telah didapat dari akademik. ”Jadi di lapangan juga belajar untuk mencari solusi, ini yang paling penting sebelum nantinya terjun ke masyarakat bekerja,” paparnya. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here