Flyover Batam, Menjadi Skala Prioritas

0
664
FLYOVER Simpang Jam Batam sudah rampung dan dipergunakan.f-martua/Tanjungpinang pos

BATAM – Jalan layang (flyover) Simpang Kabil menjadi prioritas usulan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Pemko Batam saat musyawarah perencanaan pembangunan nasional (Musrenbangnas), belum lama ini.

Saat ini, yang sudah selesai dibangun adalah flyover Simpang Jam dengan biaya sekitar Rp180 miliar dari APBN. Untuk flyover Simpang Kabil, harusnya dibangun tahun 2018 ini. Namun, karena defisit, pengajuan kembali dilakukan tahun ini dan diharapkan bisa dikerjakan tahun 2019 dengan anggaran sekitar Rp350 miliar lebih.

Selain pembangunan flyover Simpang Kabil, lanjutan pembangunan jalan dari Sei Harapan ke Simpang Base Camp Batuaji juga menjadi usulan prioritas. ”Yang diprioritaskan Flyover Simpang Kabil. Kemudian jalan Sei Harapan-Simpang Base Camp untuk lanjutkan pengaspalannya,” kata Kepala Dinas BMSDA Kota Batam, Yumasnur di Kantor Wali Kota Batam, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Tarif Listrik Tahap II Dilematis

Usulan lain yang dimasukkan di musrenbangnas yakni lanjutan pembangunan jalan dari Simpang Tembesi ke jembatan Barelang. Saat ini baru sekitar sepertiga ruas jalan yang sudah terpisah lajur kiri dan kanannya. Sedangkan sisanya masih satu lajur untuk tiap jalur.

Selain jalan, penanganan banjir di ruas jalan nasional juga diusulkan dalam musrenbangnas di Jakarta awal Mei lalu. Titik banjir di ruas jalan nasional di Kota Batam antara lain di Simpang Kepri Mall atau Simpang Kabil, jalan depan perumahan Simpang Raya arah Bandara, kawasan Batuaji, hingga Sekupang.

Baca Juga :  Lego Jangkar Sumbang Rp 500 Miliar

”Untuk drainase kita usulkan pembangunan drainase di daerah Marina City. Dan lanjutan di Tanjungpiayu. Tahun ini mulai, kalau bisa tahun depan dilanjutkan,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah Kota Batam, Wan Darussalam mengatakan usulan dana alokasi khusus dari Pemerintah Kota Batam mencapai Rp500 miliar. Sedangkan pendanaan dari APBN dengan nilai yang diajukan sebesar Rp700 miliar.

Pengajuan ini, kata dia, sudah melalui mekanisme pembahasan di musrenbang tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Dan sudah masuk dalam sistem elektronik musrenbang nasional.

Baca Juga :  Camat Harus Kukuhkan Karang Taruna Kecamatan

Flyover yang akan dibangun di Simpang Kabil akan menghabiskan anggaran sekitar Rp350 miliar dan dibangun bertahap. Flyover itu nantinya akan menghubungkan kawasan Industri Mukakuning, Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Batuampar. Flyover Simpang Kabil sepanjang 425 meter dan lebar 33 meter. Sesuai Kepres, Batam akan dibangun 25 Km jalan tol. Ini tidak lepas dari pengerjaan flyover. (mbb/mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here