FMPM Ajak Lestarikan Mangrove

0
643
MENANAM MANGROVE: Mahasiswa dan pihak terkait lainnya saat menanam mangrove di Tanjungpiayu, Batam. F-ISTIMEWA

BATAM – Berkurangnya populasi hutan mangrove atau bakau di Batam, mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Mangrove (FMPM) mengajak untuk melestarikan. Anggota FMPM yang berasal dari Kampus Universitas Riau Kepulauan (Unrika) akan menggelar penanaman bakau yang direncanakan dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikan salah satu anggota FMPM, Desi menuturkan, kegiatan tersebut akan diikuti 40 mahasiswa dari beberapa kampus seperi Unrika, Putra Batam, Uniba, Politeknik Batam serta kampus dari Tanjungpinang serta masyarakat umum.

Kegiatan itu digagas, karena diketahui populasi mangrove hanya memiliki 4,6 persen. ”Jika menurut keterangan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemko Batam, dahulunya batam memiliki populasi mangrove hingga 24 persen. Jumlah itu berkurang, karena lajunya pembangunan dan membabatan sebagian lahan mangrove untuk pembangunan pabrik,” terang Desi, Senin (24/7).

Baca Juga :  Kunjungi UTM dan Raja Zarith Sofiah Library

Jumlah 4,6 persen itu tersebar dibeberapa titik di Batam seperti Tanjungpiayu, Nongsa dan beberapa tempat lainnya. Rencana kegiatan itu, juga akan menggandeng pihak DLH Pemko Batam yang akan menyiapkan tujuh ribu bibit mangrove untuk ditanam di beberapa titik. Mangrove saat ini mengalami kemunduran ekosistem. Sehingga keberadaannya terancam akan hilang di Batam.

Untuk itu, perlu adanya kegiatan nyata agar keberadaan bakau ini tetap ada.
Untuk diketahui, manfaat hutan bakau dapat menahan gelombang dan erosi. ”Tidak hanya itu, mangrove juga sebagai tempat perkembangbiakan ekosistim bawah air seperti ikan dan lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kuota Mahasiswa UMRAH 1.850 Orang

Sebelumnya, beberapa bulan lalu mahasiswa Unrika telah meneliti biota laut hutan mangrove di Barelang. Selain itu, mahasiswa juga melakukan kegiatan dengan menanaman tiga ribu bibit mangrove di Pulau Panjang, Kecamatan Sebulang, Batam. Penelitian itu dilakukan mahasiswa Prodi Biologi, yang juga tergabung di Himpunan Mahasiswa Pecinta Alam (Himpala) bidang konsevasi. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here