Fokus Infrastruktur, RPJMD Direvisi

0
691
PARIPURNA: Nurdin Basirun bersama Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat mengikuti paripurna perubahan RPJMD 2016-2021 Kepri, di kantor DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (3/11). f-SUHARDI/tanjungpinang pos

DPRD Kepri menyetujui revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri 2016-2021, dalam Paripurna Dewan, Jumat (3/11).

DOMPAK – Juru bicara fraksi PKS-PPP, Suryani menyampaikan, pihaknya sepakat jika rencana Pemprov akan melakukan revisi RPJMD, dengan alasan karena memang tidak sesuai dengan pencapaian target.

Ia melihat memang langkah yang tepat merubah RPJMD, ditengah kondisi perekonomian Kepri yang merosot seperti saat ini. ”Kami sepakat jika RPJMD ini di revisi. Kita sepakat dengan pemerintah,” ujar Suryani politikus PKS Kepri.

Sedangkan juru bicara dari fraksi PDIP menyayangkan langkah Pemprov melakukan revisi RPJMD yang memang sudah sesuai dengan visi dan misi, saat kampanye sebelum menjabat sebagai kepala daerah.

Baca Juga :  Beri Ruang Privasi Bagi Ibu Menyusui

Tapi menurutnya, PDIP memaklumi hal itu, karena tindakan yang dilakukan, Pemprov saat ini tentu sudah punya alasan dan pemandangan yang tegas. Revisi RPJMD tentu untuk mensejahterahkan masyarakat. ”Kami PDIP sangat menyayangkan, tapi, kami memaklumi hal ini, dan sepakat di tindak lanjuti,” terang Sahat Sianturi juru bicara fraksi PDIP.

Sedangkan juru bicara dari Partai PKB Kepri, Surajuddin Nur menyampaikan rencana revisi RPJMD sudah mengacu terhadap beberapa indikator kinerja. Karena menurut laporan yang di terima dari pemerintah terhadap fraksi PKB, hampir 90 persen, RPJMD lima tahun provinsi Kepri ke depan di revisi Pemprov.

Hal ini salah satu karena menyangkut capaian target yang tak bisa di capai saat ini. ”Revisi ini tentu sudah di pikirkan matang-matang, pak gubernur ingin membangun provinsi bukan membangun RT, RW,” tegasnya demikian.

Baca Juga :  Target Kita Juara Umum MTQ Nasional

Persetujuan RPJMD lima tahun Provinsi Kepri di revisi ini pun di setujui beberapa, fraksi lainnya. Seperti misalnya, fraksi Hanura, Demokrat Plus, Golkar dan fraksi lainnya. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan (Bapelitbang) Provinsi Kepri, Naharuddin mengungkapkan, dengan review RPJMD Kepri 2016-2021 beberapa waktu lalu, maka Pemprov Kepri juga sekaligus menurunkan target pertumbuhan ekonomi.

Hal ini disebabkan kondisi ekonomi Kepri yang saat ini masih mengalami perlambatan. Dengan demikian, target yang awalnya pada angka 5,58 persen diturunkan menjadi 3 persen. ”Target itu juga terus akan naik tiap tahunnya. Hingga terakhir target tersebut pada angka 4 persen,” ungkapnya.

Baca Juga :  Organda Kepri Dukung Pemutihan Denda PKB

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun yang juga turut hadir dalam paripurna pandangan fraksi tentang Ranperda Perubahan RPJMD 2016-2021 tersebut menyampaikan, memang harus di rubah lantaran Pemprov saat ini lebih memfokuskan diri terhadap pembangunan infrastruktur.

”Memang selayaknya di rubah, bukan karena fokus kita ke depan membangun infrastruktur, agar pembangunan Kepri bersaing dengan provinsi lainnya. Pembangunan infrastruktur sudah kita mulai,” tegas Nurdin singkat. (SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here