Fokus Pada Ekonomi Kreatif

0
238
Isdianto

DPR RI Bahas RUU Ekraf

Masyarakat dituntut memikirkan ide-ide yang kreatif. Keunggulan seperti ini akan mengembangkan ekonomi kreatif di satu daerah. Karena itu, pemerintah juga dituntut serius mengembangkan ekonomi kreatif di daerahnya.

BATAM – SAKING pentingnya ekonomi kreatif ini, maka DPR RI sedang membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ekonomi Kreatif. Rencananya, RUU ini disahkan tahun 2019 menjadi UU.

Dengan RUU tersebut, maka tiga tahun kemudian pemerintah sudah harus membentuk Kementerian Ekonomi Kreatif.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Reni Marlinawati saat melakukan kunjungan kerja ke Kepri dan mengadakan pertemuan dengan Wakil Gubernur Kepri H Isdianto di Gedung Graha Kepri Batam, Kamis (4/10).

Reni menjelaskan, RUU Ekraf memang ditargetkan bisa selesai pada 2019 nanti bersamaan dengan akhir masa tugas keanggotaan mereka di dewan.

Jika nanti tiga tahun sejak Ekraf diundangkan, maka keharusan bagi pemerintah untuk menjalankan amanat UU tersebut. Pemerintah nantinya harus membuat Kementerian Ekonomi Kreatif.

Reni menjelaskan, semangat mereka melakukan kunker ke Batam disamping Bali dan Yogyakarta, karena DPR RI yakin Batam Kepri menjadi salah satu daerah yang begitu potensi terkait berkembangnya Ekraf.

Reni mencontohkan bagaimana Korea Selatan menjadi negara yang paling sukses mengembangkan Ekraf. Kesuksesan Korea Selatan berimbas pada sangat majunya berbagai lini dan sektor.

Dari mulai seni, kebudayaan hingga berbagai bidang ekonomi. Untuk Indonesia sendiri, meski payung hukum melalui UU masih dalam proses pembahasan, tapi sejauh ini dalam pelaksanannya telah menyumbang sebanyak Rp10 triliun atau 7 persen dari aktivitas ekonomi dalam APBN.

Wakil Gubernur Kepri H Isdianto menegaska, Pemprov Kepri sangat serius mengembangkan ekonomi kreatif dan juga kawasan wisata khusus. Dua sektor inilah yang terus didorong untuk bisa secepatnya terealisasi.

”Di Batam banyak pelaku ekonomi kreatif, khusus untuk kawasan wisata hampir merata di semua kabupaten/kota. Bahkan untuk Anambas kita punya Pulau Bawah yang pesona alamnya sangat luar biasa,” kata Isdianto saat menerima rombongan Komisi X DPR RI tersebut.

Karenanya, kata Isdianto, Kepri sangat optimis, dua sektor ini akan menjadi penopang utama pendapatan asli daerah di Provinsi Kepri. Kepri dengan anugerah wilayahnya, sangat mendukung berkembangnya dua sektor tersebut.

Dari 16 bidang usaha yang masuk dalam jenis ekonomi kreatif, hampir semua jenis tersebut telah berjalan di Kepri. Meski begitu mereka lebih berjalan dengan kreativitas sendiri. Karenanya, kata Isdianto, peran pemerintah akan lebih difokuskan ke depannya.

”Ini yang akan kita prioritaskan agar Kepri dapat segera mewujudkan ekonomi kreatif dan wisata khusus,” jelas Isdianto.

Dikatakan Isdianto, di era moderen ini ilmu pengetahuan menjadi sesuatu yang sangat urgent dalam menggerakan aktivitas ekonomi. Karena hanya dengan ilmu pengetahuan dengan cepat menguasai berbagai aspek penting.

Menurut Isdianto, sentuhan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat penting untuk pengenbangan produk. Selain itu, kreativitas juga menjadi penentu utama satu produk untuk makin berkembang. Karena dengan adanya sentuhan kreativitas menjadikan produk yang kita geluti terus terinovasi menuju kesempurnaan.

”Itu semua harus didukung dengan peran penting dari sumber daya manusia (SDM). Karena majunya ekraf juga sangat dipengaruhi dari kreativitas itu sendiri. Karenanya kami juga sangat konsen mengembangkan kemampuan SDM di Kepri,” jelas Isdianto.

Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari Sumber Daya Manusia sebagai faktor produksi yang utama.

Konsep ini biasanya akan didukung dengan keberadaan industri kreatif yang menjadi pengejawantahannya. Seiring berjalannya waktu, perkembangan ekonomi sampai pada taraf ekonomi kreatif setelah beberapa waktu sebelumnya, dunia dihadapi dengan konsep ekonomi informasi yang mana informasi menjadi hal yang utama dalam pengembangan ekonomi.

Ekonomi kreatif sebagai kegiatan ekonomi dalam masyarakat yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menghasilkan ide, tidak hanya melakukan hal-hal yang rutin dan berulang. Karena bagi masyarakat ini, menghasilkan ide merupakan hal yang harus dilakukan untuk kemajuan.(MARTUNAS-SUHARDI/net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here