Forum Pimred Dorong Kepri Maksimalkan Kelautan

0
359
Forum Pimred Kepri saat diskusi yang digelar, Selasa (27/3). f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Pertemuan forum Pimred Kepri menghasilkan rekomendasi agar pemerintah memberikan perhatian lebih besar pada pembangunan kelautan. Dengan demikian, maka penting memberikan porsi anggaran di bidang kelautan lebioh besar dalam mendorong pengelolaan potensi kelautan lebih maksimal. Selain itu, diharapkan, sumber daya manusia yang dilahirkan di Kepri, lebih banyak sarjana kelautan.

Point-poin itu dihasilkan dari diskusi yang digelar Forum Pimred Kepri, Selasa (27/3) di Batam, yang mengambil tema, keberhasilan pembanguan pemerintahj di wilayah perbatasan Kepri. Tampil sebagai pembicara, staf khusus Gubernur Kepri, Ahars Sulaiman, Wakil Dekan Fakultas Hukum Unrika, Rumbadi Dale dan lainnya.

”Pembangunan yang berjalan saat ini, sudah mulai mengarah pada pengembangan kelautan. Tapi belum maksimal,” kata Andi, Pimred Haluan yang tampil sebagai pembicara.

Pada kesempatan itu, dibacakan juga deklarasi masyarakat dan media di perbatasan Kepri, mendukung kebijakan pemerintah membangun perbatasan. Di antaranya, media mendukung kebijakan pemerintah membangun daerah perbatasan dan menjadikan wilayah perbatasan sebagai estelase negara.

Selain itu, sebagai masyarakat perbatasan diminta cerdas, jangan mudah tertipu berita hoax dan informasi sesat,” kata Rumbadi membacakan petikan naskah deklarasi itu. ”Masyarakat Kepri diimbau agar tidak silau dengan negara tetangga, tapi menjadikan negara tetangga sebagai pemicu untuk persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Rumbadi.

Sementara Wapimred Tribun, Richard Nainggolan mengatakan, untuk membangun Kepri, perlu modal kuat. Modal dimaksud terkait dengan SDM. ”Kalau kita mau membangun kelautan, kita butuh sarjana-sarjana kelautan,” sambung Richard.

Sementara, staf khusus Gubernur Kepri, Ahars Sulaiman mengatakan, dalam hal ini, SKPD Kepri perlu kreatif untuk menyiapkan penganggaran. Sehingga pembangunan kelautan tercermin dalam struktur anggaran. Alasannya, untuk program, lebih pada SKPD Kepri. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here