FPI Unjuk Rasa Ahok di Kantor Kejati Kepri

0
770
DEMO: Sejumlah massa yang tergabung di FPI Tanjungpinang menggelar demo di Kejati Kepri di Senggarang, Jumat (5/5) atas perkara persidangan Ahok. F-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) unjuk rasa Kepri di Kantor Kejati, Jumat (5/5).

Aksi itu sebagai bentuk kekecewaan mereka atas tuntutan kejaksaan terhadap Ahok, terdakwa kasus penistaan agama, yang dinilai sangat ringan.

Panglima Laskar FPI Kepri, Umar, mengatakan, unjuk rasa yang digelar merupakan aksi super damai. FPI mengeluarkan empat poin tuntutan, yakni meminta dan mendukung kejaksaan bebas dari intervensi, tekanan politik dalam penanganan hukuman Ahok.
Kedua, memprotes tuntutan Jaksa yang sangat ringan yang diberikan kepada Ahok.
Ketiga, meminta penjarakan terdakwa penistaan agama dan tangkap terdakwa Ahok. Keempat, meminta hakim mendapat dukungan menurut instruksi Mahkamah Agung Tahun tahun 1964.

Baca Juga :  DPRD Kepri Sahkan 9 Perda Sepanjang 2017

”Karena penista agama berdasarkan instruksi itu dihukum dengan hukuman penjara minimal 5 tahun,” katanya.

Menurutnya, seharusnya dalam tuntutan Jaksa adalah Pasal 156 a jadi dalam arti kata penistaan agama, tetapi yang dipakai dalam tuntutan itu, pasal 156 saja padahal itu hanyalah golongan tertentu.

”Kita berharap Kejaksaan Tinggi Kepri untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada Kejaksaan Agung RI,” jelasnya.

Kejati Kepri Yunan Harjaka menyebutkan, mereka di daerah hanya bisa mendengarkan aspirasi dan menyampaikan kepada pusat Kejaksaan Agung RI. Setelah ini secepatnya mereka akan membuat surat ke pusat untuk menyampaikan aspirasi. Perkara penistaan agama masih berjalan. Ada sistem yang berjalan.

Baca Juga :  Gubernur Ajak Pemuda Keliling Perbatasan

”Mari kita kawal bersama. Kita memberikan dukungan kepada Jaksa dan Hakim agar mereka dibukakan hatinya untuk menjalankan persidangan dengan sejujurnya,” ujarnya. (cr27)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here