FPSS Harus Bisa Sejahterakan Masyarakat

0
498
FOTO BERSAMA: Imran bersama pengurus FPSS Tanjungpinang foto bersama usai menggelar parade lagu daerah. f-istimewa

Gelar Parade Lagu Daerah

Untuk melestarikan lagu daerah, Forum Pemuda Sulawesi Selatan (FPSS) Kota Tanjungpinang menggelar parade lagu daerah Sulawesi Selatan.

TANJUNGPINANG – Parade Lagu Sulawesi Selatan berlangsung di Retro Cafe Bintancentre, Sabtu (14/10) malam. Parade lagu daerah ini cukup meriah. Para sesepuh masyarakat Bugis yang ada di Tanjungpinang tampak hadir. Di antaranya Puang Yasin Daeng Mallongi, Puang Basri, Puang H. Ridwan Hamta (Ketua KKSS) dan pimpinan ketua Suku diantaranya Ketua LAM, Ketua Sulteng, Ketua Ambon, Ketua Flores.

Imran, ketua FPSS Tanjungpinang mengatakan, tujuan dari pelaksanaan parade lagu Sulawesi Selatan adalah menjalin silaturrahmi yang kuat antar pimpinan suku dan masyarakat Tanjungpinang, khususnya di Tanjungpinang. Mempererat persaudaraan warga Bugis yang ada di Tanjungpinang.

”FPSS adalah ormas dengan jiwa sosial yang tinggi saling membantu satu suku dengan suku yang lainnya,” tegas Imran, kemarin. Imran berharap, warga Bugis yang ada di Tanjungpinang, tetap kompak dan saling bahu membahu untuk membesarkan organisasi kemasyarakatan. Kegiatan yang sudah dilaksanakan, selain melakukan ziarah ke makam leluhurnya, ke makam Daeng Celak dan Daeng Marewa. Juga telah memberikan bantuan sembako bagi warganya yang mengalami kesulitan.

Ketua FPSS juga menegaskan bahwa forum ini dibentuk untuk mengingatkan para pemuda Bugis untuk menghormati para leluhur dan pejuang yang ada di Tanjungpinang dan pejuang yg telah membantu proses terjadinya provinsi dari induknya Riau menjadi Kepulauan Riau.

”Mudah-mudahan organisasi yang kecil ini bisa memberikan sumbangsih positif bagi pembangunan ideologi sosial dan ekonomi Kota Tanjungpinang khususnya Kepri pada umumnya,” singkat Imran.

Sementara itu, Ketua Kekurukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Tanjungpinang H.Ridwan Hamta mengatakan dengan semangat bahwa orang Bugis sampai saat ini adalah orang yang siap membantu dan bekerjasama dengan suku manapun dimana saja berada.

”Salah satunya sejarah orang Bugis membantu Raja Melayu melawan Raja kecil yang memberontak ingin merebut kekuasaan hingga lari ke Bengkalis. Bukti lainnya pemakaman beberapa makam yg ada di Tanjungpinang seperti Daeng Celak, Daeng Bunga, Marewah, Daeng Manambun,” bebernya. Pejabat Pemprov Kepri ini berharap agar orang Bugis tetap bersatu dan kompak dan terus membesarkan FPSS Tanjungpinang.(ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here