Gaji ASN SKL Belum Dibayar

0
564

BINTAN – GAJI Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Seri Kuala Lobam (SKL) belum dibayar, hingga Selasa (5/9) kemarin. Keterlambatan pembayaran gaji ini diduga adanya kekeliruan administrasi, karena pejabat camat sedang cuti menunaikan ibadah haji.

Seorang ASN kepada Tanjungpinang Pos membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, seharusnya ASN sudah gajian, Senin (4/9) kemarin. Namun hingga saat ini belum menerima gaji dan belum mendapatkan alasan yang pasti. ”Ya, benar terlambat, belum ada dibayar sampai sekarang. Kalau masalahnya apa, kami tidak tahu pasti. Namun Pak Camat SKL sedang cuti haji,” kata sumber yang enggan ditulis namanya, Selasa (5/9) kemarin.

Menurutnya, seharusnya permasalahan cuti dan sebagainya untuk pimpinannya wilayah harus dipersiapkan dengan baik. Sehingga tidak merugikan ASN maupun tenaga kerja lainnya. Terpisah, Syamsuddin Lurah Tanjungpermai yang dikonfirmasi, membenarkan dirinya dan jajarannya belum terima gaji bulan ini. Namun ia enggan berkomentar banyak, mengenai keterlambatan pembayaran gaji itu. ”Iya memang kondisinya begitu, tetapi coba saja langsung ke pihak kecamatan untuk memastikan apa masalahnya,” jawabnya.

Nurhayati, Sekcam Seri Kuala Lobam yang dikonfirmasi, juga membenarkan para ASN belum terima gaji. Keterlambatan pembayaran gaji karena ada beberapa kasi dan camat yang tidak menyetujui pencairan gaji, dengan nama Sekcam selaku Plh Camat SKL, selama camat definitif cuti. ”Camat kemarin hanya menandatangani cek gaji dan tunjangan pegawai, untuk bulan Agustus saja. Sedangkan September ini tidak. Karena beliau belum pulang dari tanah suci, maka saya konsultasi dengan Pak Sekda dan Kasubag Program, tujuannya untuk mencairkan gaji pegawai saja,” jelasnya.

Setelah disetujui dan siap akan dicairkan, lanjutnya, dirinya juga mengadakan rapat internal dengan kasi yang ada di kecamatan, untuk pencairan gaji tersebut. Namun ada beberapa kasi yang tidak setuju, dan meminta pencairan gaji dilakukan oleh camat yang akan pulang, dalam waktu 4 hari mendatang. ”Ada beberapa kasi yang menolak, alasannya mereka sudah mengontak pak camat dan pencairan harus menunggu beliau. Jadi, karena kondisi ini, ya saya menunggu saja, sampai minggu depan. Namun untuk rencana pencairan gaji sudah saya upayakan sesuai prosedur yang ada,” jelasnya.(JENDARAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here