Gaji PNS akan Disesuaikan

0
6160
SIAP APEL: Sejumlah pegawai Pemprov Kepri siap kerja usai mengikuti apel, belum lama ini di Kantor Gubernur Kepri di Dompak. f-mazpram/humas pemprov kepri

Pemerintah berencana mengubah struktur gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pemberian gaji PNS selama ini diberikan sesuai dengan masa kerja dan golongan dari masing-masing abdi negara itu sendiri.

TANJUNGPINANG – Namun, bila mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), maka pemberian gaji akan berdasarkan pokok akan mengikuti beban kerja, tanggung jawab jabatan dan risiko pekerjaan yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan.

Selasa (13/3) kemarin, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang membuka rapat koordinasi penyusunan tambahan tunjangan berdasarkan beban kerja ASN di kantor Wali Kota Tanjungpinang.

Hadir sebagai narasumber Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara Pekanbaru, Fitri Rezeki Menurut Fitri Rezeki, hal pertama yang harus disiapakan dalam menetapakan tunjangan berdasarkan beban kinerja dan prestasi kerja yaitu menetapkan peta jabatan. Dan, mengevaluasi peta jabatan setiap Oraginasi Perangkat Daerah yang ada di Kota Tanjungpinang.

Nantinya, setelah peta jabatan melalui analisa jabatan yang telah disusun oleh setiap OPD, baru akan dianalisa besaran nilai tunjangan yang akan di berikan kepada ASN. ”BKN Regional XII Pekanbaru akan mengutus 6 orang pendamping untuk membantu mengevaluasi analisis jabatan dan analisis beban kerja di setiap Organisasi Perangkat Daerah. Termasuk di dalamnya Puskesmas yang ada di Kota Tanjungpinang,” tegasnya.

Sementara itu, Riono, menilai analisa jabatan dan evaluasi jabatan merupakan hal yang sangat penting mengingat perubahan sistem dalam pemberian tunjangan bagi ASN. Sambung dia, dengan sistem kebijakan gaji ASN berdasarkan beban kerja dan prestasi nantinya akan ada perbedaan pemberian gaji yang akan diterima. Dan, tergantung dari beban kerja yang diemban oleh ASN. Maka, kata dia perlunya adanya peta jabatan,analisa jabatan dan pergitungan juga berdasarkan dari anggaran pendapatan daerah masing – masing. ”Kita lagi mengodok aturanya,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB, Herman Suryatman, mengatakan struktur penggajian PNS harus sesuai dengan sistem merit atau sesuai dengan kualifikasi, kompetensi, serta kinerja yang tertera dalam UU ASN. Artinya, diperkirakan penggajian PNS tidak lagi berdasarkan masa kerja dan golongan.

”Intinya pemberian tunjangan harus berdasarkan sistem merit, kualifikasi kompetensi. Apa itu sistem merit, sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN berbasis kualifikasi, kompetensi dan kinerja,” kata Herman.

Bila mengacu pada kebijakan tersebut, maka nantinya ada perbedaan nilai pemberian gaji bagi PNS dengan kinerja yang baik dengan yang kurang baik. Sebab, kinerja serta beban kerja menjadi penilaian utama dalam penetepan gaji.

Dengan penilaian beban kerja dan kinerja dari masing-masing PNS, maka ada kemungkinan gaji pokok bisa lebih tinggi dibanding tunjangan. Selama ini diketahui tunjangan para ASN lebih tinggi dibanding gaji pokok.(ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here