Gandasari Peringatkan Bupati Bintan dan Gubkepri

0
806
Iwan Kurniawan

BINTAN – PT Gandasari melalui kuasa hukumnya melayangkan surat peringatan kepada Menteri ESDM, Gubernur Kepri, Bupati Bintan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (PMPSP) Kepri dan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSP dan Naker) Bintan. Peringatan ini disampaikan, karena PT Lobindo ingin membangun smelter di lokasi yang berstatus quo.

Surat peringatan bernomor 29/P&P/IK&R/XI/2017 tanggal 9 November 2017 dilayangkan terkait perizinan pembangunan smelter dan penambangan bauksit di Kabupaten Bintan untuk PT Lobindo Mining dan PT Lobindo Nusa Persada.

Baca Juga :  Suryani Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat

”Surat peringatan sudah kita layangkan dan sudah diterima pihak terkait. Tanda terimanya sudah ada,” kata kuasa hukum PT Gandasari Iwan Kurniawan SH MH MSi didampingi Rusmadi SH kepada wartawan, kemarin.

Intinya, ujar Iwan, surat perizinan yang sudah diterbitkan pihak terkait itu harus ditinjau ulang untuk menghindari persoalan hukum di belakang hari. Pasalnya, lahan yang dijadikan dasar perizinan yang luasnya sekitar 300-an hektare di Bintan, hingga kini masih dalam status quo atau sengketa hukum antara PT Gandasari dengan PT Lobindo. Sebagian dari lahan tersebut merupakan milik PT Gandasari. Seharusnya PT Gandasari ikut dilibatkan dalam pengajuan perizinan tersebut.

Baca Juga :  Pekerja Pokcai Pengujan Bakal Nganggur

”Kita punya bukti kepemilikan yang sah, ditambah perjanjian antara PT Gandasari dengan Lobindo plus putusan Mahkamah Agung RI,” tukas Iwan, sembari menambahkan jika perizinan yang diberikan tidak ditinjau ulang pihak akan melakukan legal action untuk membatalkan putusan tersebut.

Dengan dasar tersebut, Iwan meminta agar dilakukan pengkajian ulang terhadap surat dukungan dari Dinas PMTSP dan Naker Bintan dan Dinas PMPSP Kepri. Kemudian, meminta evaluasi atas permohonan perizinan smelter dan penambangan yang diajukan PT Lobindo Mining dan Lobindo Nusa Persada.

Baca Juga :  Patroli, Kapolres Cegat Warga dengan Masker

”Kami juga minta segera dilakukan penghentian seluruh proses perizinan sampai sengketa lahan atara Lobindo dengan Gandasari di Kampung Kijang, Bintan selesai melalui putusan pengadilan yang tetap (inkracht),” tegasnya.(SIGIT RAHMAT)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here