Gandeng Kementerian, Perketat Pengamanan Perairan

0
468
PERBAIKI: Warga saat memperbaiki alat tangkap kepiting berupa Bubu, di tepian pantai Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong belum lama ini. F-ADLY BARA HANANI/tanjungpinang pos

Bintan – Satuan Kerja (Satker) Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Bintan menjalin koordinasi dengan kapal patroli milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP).

Kerjasama ini untuk mengantisipasi aktivitas pemboman ikan, dan pencurian terumbu karang di Kecamatan Tambelan, Bintan. Hal ini diungkapkan Kepala Satker PSDKP Bintan, Asep, kemarin.

Ia menyebutkan pengawasan perairan Tambelan juga melibatkan nelayan, Polsek serta TNI Angkatan Laut. Sedangkan, untuk aktivitas pencurian ikan di laut dalam, jajarannya berkoordinasi dengan kapal patroli DKP pusat.

”Kita operasikan satu kapal patroli secara bersamaan, dan kapal itu milik PSDKP Tanjungpinang,” ujar Asep.

Dengan keterbatasan sarana, untuk mengawasi aktivitas ilegal, menurutnya PSDKP harus didukung sarana kapal pengawas yang memadai. Sehingga bisa meningkatkan pengawasan, dan menindak pelaku kejahatan pencurian sumberdaya kelautan dengan cara merusak ekosistem laut.

Pengawasan di perairan Bintan, sampai ini tidak akan maksimal, jika tidak menggandeng pihak lain. Luasnya perairan Tambelan, memaksa pihaknya berkoordinasi dengan PSDKP Pemangkat Kalimantan Barat, untuk bertanggung jawab mengawasi perairan itu bersama.

”Kita juga melibatkan nelayan tradisional, untuk mencari informasi. Jika ada pemboman ikan, serta masuknya nelayan asing untuk mencuri ikan. Kami telah mengajukan penambahan armada ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) berikut personelnya,” jelasnya.

Pada Juli 2016 lalu, Polsek Tambelan serta unsur TNI Angkatan Darat melalui Koramil 07 di Tambelan berhasil mengamankan 3 pelaku pemboman ikan.

Dan, mengamankan pencurian terumbu karang. Dua pelaku di antaranya adalah warga Tambelan. Dan satu warga lagi Pemangkat Kalimantan Barat. Saat penangkapan, Polsek Tambelan juga berhasil menyita bahan peledak berupa Ammonium Nitrate, TNT, Detonator serta dua boks yang berisi ikan di kapalnya.

Pengungkapan kasus itu, merupakan peran nelayan Tambelan yang memberikan informasi kepada pengawas perikanan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) DKP Kabupaten Bintan.

Dari kejadian itu, PSDKP Bintan hingga kini tetap berupaya maksimal, untuk mengawasi perairan Bintan terutama Tambelan walau keterbatasan sarana tugas.(ADLY BARA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here