Gangguan Sinyal, Warga Gagal Rekam Data KTP

0
723
MELAYANI : Sejumlah pegawai Disduk saat melakukan pelayanan di Kantor Disdukcapil Anambas. F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – SEJUMLAH warga kecewa mengenai pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas. Kekecewaan itu dikarenakan, perekaman Kartu Tanda Penduduk Elekronik (KTP-el) menjadi terhambat karena jaringan internet ke Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil bermasalah. Keterbataan sinyal internet, hingga kini masih persoalan klasik yang belum dibenahi.

”Saya kecewa, karena sinyal masih menjadi masalah utama kami. Ketika saya mau foto dan rekam data, petugas menolak saya, karena alaan adanya gangguan sinyal,” ujar Aisyah, warga Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan, kemarin. Ia mengungkapkan, warga lainnya merasa kecewa karena pelayanan di kantor Disdukcapil masih belum maksimal terlebih masalah sinyal internet. Menurutnya, jika keadaan seperti ini terus-menerus maka sampai kapan akan memiliki KTP-el.

Baca Juga :  Baznas Bantu Anggaran untuk Dua Madrasah

”Kami tidak mengerti tentang persoalan sinyal. Namun, kami hanya ingin mendapat KTP-el. Jika foto dan rekam KTP saja sulit, apalagi untuk cetak KTP-nya,” jelas Aisyah.

Selain itu, sebagian warga menganggap gangguan sinyal merupakan alasan klise petugas. Sementara warga lainnya, Fery Irawan yang hendak melakukan hal yang sama mengatakan dirinya harus menunggu waktu cukup lama dalam memperoleh KTP-el. Ketika ia mendatangi kantor Disduk untuk melakukan perekaman KTP-el juga ditolak, tapi tidak diberikan batas waktu yang pasti.

”Saya harus pulang dulu ke kota Tanjungpinang. Sebab, jadwal kuliah sudah dimulai. Hampir 5 hari saya tunggu, dan hingga kini belum ada jawaban secara pasti,” ungkapnya. Menurutnya, semua petugas hanya memberi alasan ada gangguan sinyal atau jaringan dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Polisi Temukan Barang Kadarluarsa

Kepala Bidang Pelayanan Pedaftaran Kependudukan Kabupaten Anambas Drs Nasri menjelaskan, bahwa sejauh ini pihaknya terus berupaya melakukan pelayanan secara maksimal terhadap masyarakat. Baik itu, untuk memperoleh KTP-el atau surat-surat lainnya. Ia menyampaikan permohonan maaf, jika memang ada pelayanan petugasnya kurang memuaskan.

”Pada prinsipnya, sejauh ini untuk perekaman memang tidak harus ada sinyal. Hanya proses setelah itu, untuk di lakukan input pendataan ke puat sebelum di cetak memang membutuhkan sinyal,” terang Nasri. Selain itu, Nasri menyampaikan jumlah penduduk Kabupaten Anambas pada akhir bulan Juni 2017 berjumlah 44.448 orang.
Sedangkan, yang wajib memiliki KTP berjumlah 30.055 orang.

Baca Juga :  Hanya Tiga Peserta Lulus Tes CAT

”Masih banyak lagi yang belum melakukan perekaman, yakni sekitar 732 orang. Saat ini ketersedian blanko KTP masih dikatakan cukup, namun dengan adanya gangguan jaringan tidak bisa juga melakukan percepatan percetakan KTP,” ungkap Nasri.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here