Garam dari Jatim Sudah Masuk Bintan

0
702
CARI NAFKAH: Nelayan Bintan melaut, untuk mencari nafkah. Namun, nelayan terkendala ketersediaan garam dan sulit mengekspor ikan ke luar negeri.F-yendi/TANJUNGPINANG POS

BINTAN – Nelayan Bintan tak perlu risau lagi. Saat ini, garam dari Jawa Timur (Jatim) sudah masuk Bintan. Secara bertahap, harga jual garam di eceran pun sudah mulai turun. Seorang distributor bahan pokok di Kabupaten Bintan Indra Setiawan menjelaskan, akibat impor diperketat, pasokan bahan pokok yang diperlukan masyarakat Kepri terkendala. Akibatnya, sejumlah harga barang naik.

Seperti pasokan garam, tiga pekan terakhir sempat putus. Sehingga harga naik. Sedangkan garam impor tak masuk ke Kepri. Akibat garam langka, para nelayan yang menggunakan garam butiran (curah), akhirnya memborong garam dapur beryodium di swalayan dan warung-warung. Kondisi ini menyedihkan masyarakat nelayan dan masyarakat umum di Bintan, dan Kepri pada umumnya.

Baca Juga :  2021, Apri Prioritaskan Program Pemulihan Ekonomi

”Memang betul, harga garam di eceran sempat mencapai Rp 380 ribuan per karung ukuran 50 kilogram. Sebelumnya, harganya garam itu sekitar Rp 125 ribu. Tapi, sepekan yang lalu, garam dari Jawa Timur, sudah masuk ke Bintan kok. Harga pun sudah beranjak turun,” kata Indra Setiawan, kemarin.

Menurut Indra Setiawan, pemerintah provinsi maupun kabupaten, seharusnya peka terhadap aturan dan kebijakan pusat, terhadap pasokan barang ke Kepri. Terutama sejak ada larangan impor barang ini.

”Ya, kepala daerah kan bisa mencari alternatif agar harga dan pasokan barang stabil. Ajukan saja ke pusat dan beri penjelasan tentang kondisi perekonomian kita, di Kepri ini,” saran Indra Setiawan. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here