Garap PAD dari Sektor Maritim

0
430
Gudang ikan: Pekerja sedang memilah ikan segar di gudang Ikan pelantar beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpinang pos

ASS..kepada para wakil rakyat, selama ini sektor maritim di Tanjungping tk membri bnyk masukan. Apkah ada PAD dr sektor maritim? apkah tidak ad skto ini yg bisa mengharsilkan pad. krna tanjgpnang slalu krisis. sllau defisit. knpa provinsi bisa mncai sktor pad dr laut? mngkin plrlu pmkiran baru. smoga brmanfaat.
+6281372479085

Tanggapan :
Menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru tetap harus melalui aturan. Sehingga, bisa dibuat peraturan daerah (perda) sebelum memungut retribusinya. Terimkasih sudah peduli dengan kondisi keuangan daerah.

Memang, dalam beberapa tahun terakhir ini kondisi APBD kita menurun. Namun, itu karena adanya pengurangan dana transfer berupa Dana Bagi hasil (DBH) dari pusat dan jenis lainnya.

Namun, saya sudah pernah usulkan sekitar dua tahun lalu agar pemerintah daerah mengusulkan Ranperda pergudangan ikan. Saya melihat, sektor PAD bisa ada sumber baru jika memang ada Perdanya.

Jika Ranperda ini diusulkan, saya sendiri sangat menyetujuinya. Sebab, akan ada sumber pandapatan baru yang bisa menambah kas daerah.

Saya sudah pernah bertemu dan cerita-cerita dengan sejumlah pemilik gudang ikan. Mereka malah lebih setuju jika ada Perda Pergudangan. Kontribusinya jelas.

Mereka malah mengatakan, lebih baik ada retribusi yang kami bayar ke pemerintah dari pada kami seperti ini. Kami mengeluarkan uang juga tapi bukan masuk kas daerah.

Kita lihat saat ini, banyak gudang-gudang ikan. Tapi tak ada masuk ke kas daerah. Pemerintah kota tak bisa menagihnya karena tak ada Perda Pergudangan.

Mudah-mudahan, pemko akan terbuka melihat peluang ini. Karena jika perdanya sudah ada, mereka akan terang-terangan membuka gudangnya. Mereka akan mengurus izin dan ada kontribusinya yang masuk kas daerah.

Saya kira, ini salah satu sektor yang bisa menambah PAD kita. Karena sebagai pusat perdagangan ikan, memang perlu aturan yang mengatur agar para pengusaha juga lebih nyaman menjalankan bisnisnya. ***
Ahmad Dani
Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here