Gathering Salah Satu Cara Meningkatkan Pajak Daerah

0
468
Gathering: Suasana gathering wajib pajak daerah di restauran Nelayan, kemarin. f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Tanjungpinang menggelar acara gathering wajib pajak di Restauran Nelayan, Jalan Sei Jang, Senin (23/10). Ada ratusan wajib pajak yang datang. Acara ini dihadiri juga oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.

Lis Darmansyah mengatakan, kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat yang disebut wajib pajak adalah momen yang sangat penting. Tujuannya, agar pemerintah dengan wajib pajak bersama-sama membangun daerah khususnya Kota Tanjungpinang. ”Mari kita bersama-sama meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak,” kata Lis.

Kondisi ekonomi seperti ini, menurutnya, merupakan kondisi yang kurang tepat untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak. Pasalnya, ekonomi saat ini masih lesu. Pendapatan di segala sektor mengalami penurunan. Ini yang selalu dirasakan para kalangan pengusaha di Tanjungpinang.

“Ada wajib pajak yang membayar pajak saja sudah bersyukur di saat kondisi ekonomi seperti ini,” ucap Lis Darmansyah.

Di samping itu, ia mengaku, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejak tahun 2015 mencapai Rp 116 miliar. PAD tahun 2015 lalu, mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2016 yang sudah mencapai Rp 119 miliar. “Kalau sekarang baru terealisasi sekitar 73 persen dari target Rp 116 miliar,” terang dia.

Untuk mencapai target di tahun 2017, ia harapkan, perlu ada kerjasama antara pemerintah dengan kalangan pengusaha dari berbagai sektor di Kota Tanjungpinang. Supaya pengusaha sebagai wajib pajak, untuk segera membayar pajak yang menjadi suatu kewajiban.

“Saya yakin dan percaya dengan hadirnya Ketua RT/RW di acara gathering, bisa membantu pemerintah untuk memberikan pemahaman kepada warganya untuk taat bayar pajak,” harap dia.

Kesempatan ini, Kepala BPPRD Kota Tanjungpinang, Adnan mengatakan, acara gathering akan dilakukan setiap tahu tahun sekali bersama wajib pajak. Supaya ada kedekatan antara pemerintah dalam hal ini melalui BPPRD Kota Tanjungpinang dengan masyarakat yang merupakan wajib pajak. “Yang belum, kami harapkan partisipasinya dari wajib pajak untuk membayar pajak,” harap dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here