Gedung PT Sacofa Dirobohkan Tim Terpadu

0
891
DIROBOHKAN: Tim terpadu menurunkan alat berat untuk membongkar gedung milik PT Sacofa di Natuna. f-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

NATUNA – BANGUNAN milik PT Sacofa milik Malaysia kini telah rata dengan tanah karena sudah dirobohkan menggunakan alat berat yang dikerahkan Ketua Tim Terpadu Pembongkaran.

Sebelum rencana dirubuhkan, pemerintah Indonesia menanti niat baik dari PT Sacofa untuk melayangkan permintaan maaf karena telah melanggar perjanjian Unclos. Hingga batas akhir pembongkaran yang telah diumumkan, tidak ada satupun perwakilan manajemen dari PT Sacofa yang datang.

Ketua Tim Terpadu Pembongkaran Landing Station Serawak Gateway di Penarik Kabupaten Natuna Laksamana Pertama TNI Semi Joni mengatakan, pihaknya menindaklanjuti keputusan Dirjen Perhubungan Laut No. BX.164/KL-303 tentang Perubahan atas Surat Persetujuan Prinsip Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Surat Persetujuan itu Nomor B.XXV_2012/JM.88 dan telah ditegaskan bahwa, keberadaan Landing Station Serawak Gateway di Penarik Kabupaten Natuna telah melanggar dua Undang-Undang (UU) Republik Indonesia. Diantara UU tersebut yaitu UU RI nomor 1 tahun 1983 dan yang kedua adalah UNCLOS tahun 1982 yang diratifikasi UU RI nomor 17 tahun 1985 tentang pengesahan Unclos tahun 1982.

”Walaupun memiliki izin prinsip atau perizinan apapun, tetapi bertentangan dengan UU tersebut, maka hukumnya adalah melanggar atau ilegal,” tegas Semi Joni, Selasa (30/5).

Ia menjelaskan, bahwa perusahaan asing Serawak Gateway sejak diberikan izin prinsip pada tahun 2002 sampai tanggal 20 November 2016 lalu beroprasi secara ilegal.

Selain itu, selama beroperasi tidak memberikan keuntungan atau manfaat sedikitpun bagi masyarakat serta Pemerintah RI. ”Perlu saya tegaskan lagi, bahwa pembongkaran landing station ini karena melanggar UU dan merendahkan harga diri dan kewibawaan bangsa Indonesia serta Kedaulatan NKRI,” ungkapnya.

Joni menambahkan, setelah pembongkaran ini, baik seluruh yang ada di landing station akan diserahterimakan pemerintah setempat untuk diamankan bersama aparat TNI Polri.(HERDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here