Gelombang Tinggi Capai 3,5 Meter

0
287
SALAH satu bangunan di tepi pantai ambruk karena dihantam angin kencang beberapa waktu lalu. F-Dokumen/tanjungpinang pos

NATUNA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ranai Natuna menyampaikan prakiraan cuaca, Kamis (1/11) secara umum di wilayah Natuna.

Pihak BMKG menyampaikan, Natuna berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang disertai guntur dan petir.

”Siang, sore hingga malam berawan dan berpotensi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang,” ungkap Asrul Saparuddin, Kamis (1/11).

Untuk kecepatan angin, kata dia, mulai dari pagi hari bertiup dari wilayah utara ke timur laut dengan kecepatan 10 hingga 30 Kilometer per jam (Km/jam) Sedangkan, waktu siang hari bertiup dari utara ke timur dengan kecepatan 10 km/jam hingga 35 km/jam.

”Nah, untuk kondisi malam dari arah timur laut ke tenggara dengan kecepatan 10 km/jam hingga 20 km/jam. Sedangkan, dini hari dari arah timur laut-tenggara dengan kecepatan 05 km/jam hingga 20 km/jam,” kata dia.

Tidak hanya itu, untuk suhu udara sebut dia, pada cuaca pagi 22.0C° hingga 28.0C°, siang 24.0C° hingga 30.0C° malam berkisar 22.0C° hingga 28.0C° dan dini hari berkisar 22.0C° hingga 28.0C°.

Kemudian, tambah dia, prakiraan gelombang laut pada pagi dan siang hari berkisar 0.5 meter hingga 3.5 meter. Sementara, dimalam hari hingga dini hari berkisar antara 0.5 meter hingga 3.0 meter.

”Potensi gelombang laut berkisar 0.5 meter hingga 3.0 meter dan maksimal 3. 5 meter. Gelombang tinggi ini berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan,” tambahnya.

Potensi hujan pagi hari, kata dia berpeluang terjadi diwilayah keseluruhan pulau Bunguran, Subi, Midai dan Serasan, Pulau Laut, dan seluruh Pulau Tiga.

”Siang hingga sore hari berpotensi hujan yaitu sebagian Bunguran, Pulau Midai, Pulau Tiga, Pulau Tiga Barat dan Serasan,” kata dia.

Untuk pantauan Hotspot diwilayah Natuna sebut dia tidak ada.

”Titik api tak ada,” sebut dia.

BMKG stasiun Ranai ujar dia, agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap potensi terjadinya awan tebal dan gelap (awan Comulonimbus) yang dapat berpotensi menyebabkan terjadinya angin kencang secara tiba-tiba dengan adanya guntur disertai petir serta gelombang tinggi.

”Imbauan untuk tidak beraktivitas melaut diwilayah laut Natuna bagian utara. Sebab, potensi gelombang tinggi diatas 3 meter dan membahayakan bagi nelayan. Selalu memperhatikan resiko gelombang tinggi, dan potensi angin kencang dari matrik resiko angin dan gelombang,” imbaunya.

Dengan dikeluarkannya imbauan tersebut, nelayan dan masyarakat diminta untuk tetap mewaspadai perubahan cuaca saat ini.

Menjelang tutup tahun ini, wilayah Natuna menjadi langganan dihempas angin utara dan disertai gelombang tinggi yang berlangsung setiap tahun. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here