Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Masih Mengancam

0
181
Prakirawan cuaca Stasiun BMKG Tanjungpinang, Khalid Fikri sedang menunjukkan kondisi cuaca selama satu pekan ke depan F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG Masyarakat yang beraktivitas di laut tetap harus waspada. Termasuk warga yang berlibur di pinggir pantai, harus mewaspadai terseret rip current. Dengan kecepatan cukup tinggi, arus balik itu tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan.

Sudah banyak korban jiwa terseret arus balik terutama di kawasan pantai Trikora Bintan. Karena, akhir-akhir ini cuaca tidak bersahabat. Hasil pantauan Prakirawan cuaca Stasiun Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, tinggi gelombang masih terjadi di perairan Provinsi Kepri selama satu pekan ke depan. Baik itu terjadi di perairan laut Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kota Batam, Karimun, Lingga, Natuna maupun Anambas.

Prakirawan cuaca BMKG Tanjungpinang, Khalid Fitri tinggi gelombang terjadi di bulan Juli sudah relatif tinggi dan angin kencang. Karena tiupan angin sudah mencapai kisaran 5-20 kilometer per jam. Saat ini, tinggi gelombang di perairan laut Tanjungpinang dan Bintan kisaran 0,5 hingga 2 meter.

Sedangkan kondisi tinggi gelombang di perairan laut Batam dan Tanjung Balai Karimun mencapai kisaran 0,5-1,3 meter. Untuk kondisi tinggi gelombang di tiga perairan laut sudah mencapai kisaran 1-2 meter, yakni di wilayah Lingga, Natuna dan Anambas.

Dengan kondisi tinggi gelombang di perairan laut tersebut, Khalid Fitri menghimbau, kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap arus balik kencang, saat berada di bibir pantai. Karena kecepatan angin meningkat. ”Masyarakat harus waspada saat berlibur tepi pantai dengan kondisi arus balik di bibir pantai sangat berbahaya,” kata dia kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (16/7).

Selain itu, ia juga mengimbau, bagi pengguna transportasi laut untuk tetap waspada terjadi tinggi gelombang saat berada di tengah laut. Baik itu para nelayan, penambang laut dan sebagainya.

Disamping itu, katanya, ada potensi turun hujan selama satu pekan ke depan. Intensitas yang bakal terjadi, mulai dari hujan ringan sampai lebat.

Kondisi ini bisa bersifat hujan lokal sampai merata. Kondisi ini dipicu dengan terjadinya di wilayah Kepri ada belokan angin yang melambat. Ini membuat melambatnya tumbuh awan. Ada juga sirkulasi angin tertutup. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here